an online Instagram web viewer

#ngadjiroso medias

Photos

[ Ngadji roso ]
Selamat Memuliakan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1440 H.
Semoga kita semua mendapatkan syafaatnya kelak karna kecintaan kita kepada Allah SWT. 
Amin.
#ngadjiroso#maulidnabi#harimaulidnabi#maulidnabimuhammadsaw#maulidnabi1440h
@Regrann from @divisi.cyber.1926 - - https://www.instagram.com/p/BouHpZEhXZj/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=1iab1c7wp4zb3

Regrann App - Repost without leaving Instagram - Download Here : http://regrann.com/download
#ngadjiroso#ngaji#gusdur#abdurahmanwahid#agama#tauhid#beriman#muslimah#mediadakwah#islammoderat#aswaja
Menurutnya, kaum Muslim tidak perlu ikut campur dalam problem yang lagi hits di media, utamanya di Jakarta. Kiai asal Bojonegoro Jawa Timur itu mengingatkan, negara Indonesia sudah dijajah ratusan tahun oleh penjajah. Salah satu penyebab yang memuluskan proses penjajahan tersebut ialah rakyat Indonesia sangat mudah untuk diadu domba.

Adu domba memanfaatkan isu perbedaan ideologi, beda agama, atau beda panutan. “Apalagi sesama Islam mudah sekali diadu domba maka agama yang lain akan tepuk tangan menertawakan kita,” katanya kepada ribuan jamaah yang hadir. 
Kiai yang terkenal dengan guyonan “Qulhu Ae Lek” itu juga prihatin dengan apa yang ia sebut dengan kelompok “Islam Suhu Pendek”. Sesuai dengan namanya, pengikut Islam model ini jika disulut sedikit saja akan langsung “meledak”. Begitu Kiai Anwar Zahir membahasakan kondisi umat Islam saat ini yang gampang panik, dan marah.
“Kita tidak usah ikut-ikutan. Sudah ada yang mengurus sendiri. Suaramu gembar-gembor lho tidak akan ada artinya,” sindir kiai nyentrik ini agar umat Islam tidak mudah terpengaruh keadaan. 
Karena itu ia kembali mengingatkan jangan mudah ikut dalam aliran yang tidak jelas. Juga, jangan mudah diadu domba. “Jika kita mudah diadu domba berarti kita adalah ‘domba’,” tegasnya sembari disambut tawa hadirin.
__________________________________________
Sumber. NUonline
__________________________________________
#ngadjiroso#khanwarzahid#anwarzahid#anwarzahidlovers#nuonline#mediadakwah#mediaislam#propaganda#adudomba#aswaja#aswajasantun#ngajibareng#nahdatululama#muhammadyah#muhammad#santrinusantara#santrikeren
Menurutnya, kaum Muslim tidak perlu ikut campur dalam problem yang lagi hits di media, utamanya di Jakarta. Kiai asal Bojonegoro Jawa Timur itu mengingatkan, negara Indonesia sudah dijajah ratusan tahun oleh penjajah. Salah satu penyebab yang memuluskan proses penjajahan tersebut ialah rakyat Indonesia sangat mudah untuk diadu domba. Adu domba memanfaatkan isu perbedaan ideologi, beda agama, atau beda panutan. “Apalagi sesama Islam mudah sekali diadu domba maka agama yang lain akan tepuk tangan menertawakan kita,” katanya kepada ribuan jamaah yang hadir. Kiai yang terkenal dengan guyonan “Qulhu Ae Lek” itu juga prihatin dengan apa yang ia sebut dengan kelompok “Islam Suhu Pendek”. Sesuai dengan namanya, pengikut Islam model ini jika disulut sedikit saja akan langsung “meledak”. Begitu Kiai Anwar Zahir membahasakan kondisi umat Islam saat ini yang gampang panik, dan marah. “Kita tidak usah ikut-ikutan. Sudah ada yang mengurus sendiri. Suaramu gembar-gembor lho tidak akan ada artinya,” sindir kiai nyentrik ini agar umat Islam tidak mudah terpengaruh keadaan. Karena itu ia kembali mengingatkan jangan mudah ikut dalam aliran yang tidak jelas. Juga, jangan mudah diadu domba. “Jika kita mudah diadu domba berarti kita adalah ‘domba’,” tegasnya sembari disambut tawa hadirin. __________________________________________ Sumber. NUonline __________________________________________ #ngadjiroso #khanwarzahid #anwarzahid #anwarzahidlovers #nuonline #mediadakwah #mediaislam #propaganda #adudomba #aswaja #aswajasantun #ngajibareng #nahdatululama #muhammadyah #muhammad #santrinusantara #santrikeren 
[KEMERDEKAAN] 
Takut, menakuti, dan ditakuti.
Semua sibuk ditindas.
Semua sibuk menindas.
Tangisan sudah seperti makanan
Teriakan sudah tanpa arti

Haus, lapar, kedinginan, sudah biasa
Lantunan suara senapan
Gemuruh suara bom
Semua sudah seperti perayaan kembang api dimalam tahun baru

Sekarang!

Semua itu sudah berlalu
Semua sudah sangat nyaman
Semua sudah sangat aman

Apa yang kalian lakukan?
Apa yang sudah kalian perbuat untuk negeri ini!

Belajar masih malas
Mengerjakan PR apa lagi
Mau di jajah lagi?

Kalian adalah generasi penerus
Kalian adalah pemimpin kelak
Kalian adalah Anak Indonesia
Semangat!
Merdeka!

Jangan kecewakan para pahlawan!
________________________
Puisi: penulis cilik
________________________
#ngadjiroso#penuliscilik#dirgahayurepublikindonesia#hutri73#harikemerdekaanindonesia#kemerdekaan#17agustus#haripahlawan#dirgahayurepublikindonesia73#ulangtahunindonesia#nkri#nkrihargamati
[KEMERDEKAAN] Takut, menakuti, dan ditakuti. Semua sibuk ditindas. Semua sibuk menindas. Tangisan sudah seperti makanan Teriakan sudah tanpa arti Haus, lapar, kedinginan, sudah biasa Lantunan suara senapan Gemuruh suara bom Semua sudah seperti perayaan kembang api dimalam tahun baru Sekarang! Semua itu sudah berlalu Semua sudah sangat nyaman Semua sudah sangat aman Apa yang kalian lakukan? Apa yang sudah kalian perbuat untuk negeri ini! Belajar masih malas Mengerjakan PR apa lagi Mau di jajah lagi? Kalian adalah generasi penerus Kalian adalah pemimpin kelak Kalian adalah Anak Indonesia Semangat! Merdeka! Jangan kecewakan para pahlawan! ________________________ Puisi: penulis cilik ________________________ #ngadjiroso #penuliscilik #dirgahayurepublikindonesia #hutri73 #harikemerdekaanindonesia #kemerdekaan #17agustus #haripahlawan #dirgahayurepublikindonesia73 #ulangtahunindonesia #nkri #nkrihargamati 
Bersama membangun bangsa Indonesia
jayalah Indonesiaku
Satyaku ku darmakan
Darmaku ku baktikan
Salam Pramuka !
. 
Selamat Hari Pramuka yang ke 57
@ngadji_roso17
#ngadjiroso#selamatharipramuka#selamatharipramukake57#pramuka#pramukaindonesia#haripramuka#haripramuka57#anakpramuka#anakpramukaindonesia#anakpramukahits
salah satu kutipan Cak Nun yang secara tidak sadar ditujukan kepada masyarakat Indonesia saat ini. Sebuah nasehat keras yang didasarkan keadaan bangsa dan negara yang sudah darurat. Baik kondisi politik, sistem, birokrasi apalagi moral terasa sangat parah. Sejatinya, keadaan ini telah terjadi semenjak puluhan tahun silam, seperti yang diucapkan tokoh Sundusin bahwa “Ketimpangan ekonomi, kerusakan kebudayaan, irasionalitas politik yang dibungkus demokrasi sudah terjadi, tetapi tidak semunafik dan sehiprokit sekarang.” (hlm 300). Keadaan ini tidak dapat dibiarkan begitu saja. Adakalanya kita harus belajar dari kerangka kehidupan manusia seperti konsep Imam Ghazali. Dimana tubuh manusia ibarat sebuah kerajaan. Anggota tubuh seperti tangan dan kaki diibaratkan sebagai rakyat yang patuh terhadap raja. Nafsu menjelma sebagai hulubalang kerajaan yang berfungsi ganda. Terkadang, menjadi pegawai yang korup, tapi bisa menjadi pengawal yang setia. Adapun akal manusia berperan sebagai penasehat raja. Sedangkan roh adalah sumber kekuatan kerajaan. Lantas, yang menjelma sebagai raja adalah hati.

Menilik hubungan antara nafsu, roh, akal dan hati, ditegaskan bahwa satu-satunya raja di dalam kerajaan manusia adalah hati bukan akal, sebab akal akan selalu mencari alasan pembenar akan apa yang dilakukan manusia. Dan di buku inilah, kita bisa menemukan ramuan nasehat yang merupakan perpaduan antara empat komponen besar dalam tubuh manusia, dimana hati bertindak sebagai raja.
________________________________________
Caption by. Portal berita buku
________________________________________
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso#caknun#emhaainunnajib#emha#caknunquotes#caknunkiaikanjeng#caknundotcom#ngajibareng#mediadakwah#politikindonesia#negaraku#nasibnegaraku#kapalnabinuhabad21#aswaja#santrinusantara#santrikeren#santrinu#pemudaindonesia#islamituindah#umatberagama#bhinekatunggalika#nkri#ulama#sholawat#nahdatululama#muhammadyah
salah satu kutipan Cak Nun yang secara tidak sadar ditujukan kepada masyarakat Indonesia saat ini. Sebuah nasehat keras yang didasarkan keadaan bangsa dan negara yang sudah darurat. Baik kondisi politik, sistem, birokrasi apalagi moral terasa sangat parah. Sejatinya, keadaan ini telah terjadi semenjak puluhan tahun silam, seperti yang diucapkan tokoh Sundusin bahwa “Ketimpangan ekonomi, kerusakan kebudayaan, irasionalitas politik yang dibungkus demokrasi sudah terjadi, tetapi tidak semunafik dan sehiprokit sekarang.” (hlm 300). Keadaan ini tidak dapat dibiarkan begitu saja. Adakalanya kita harus belajar dari kerangka kehidupan manusia seperti konsep Imam Ghazali. Dimana tubuh manusia ibarat sebuah kerajaan. Anggota tubuh seperti tangan dan kaki diibaratkan sebagai rakyat yang patuh terhadap raja. Nafsu menjelma sebagai hulubalang kerajaan yang berfungsi ganda. Terkadang, menjadi pegawai yang korup, tapi bisa menjadi pengawal yang setia. Adapun akal manusia berperan sebagai penasehat raja. Sedangkan roh adalah sumber kekuatan kerajaan. Lantas, yang menjelma sebagai raja adalah hati. Menilik hubungan antara nafsu, roh, akal dan hati, ditegaskan bahwa satu-satunya raja di dalam kerajaan manusia adalah hati bukan akal, sebab akal akan selalu mencari alasan pembenar akan apa yang dilakukan manusia. Dan di buku inilah, kita bisa menemukan ramuan nasehat yang merupakan perpaduan antara empat komponen besar dalam tubuh manusia, dimana hati bertindak sebagai raja. ________________________________________ Caption by. Portal berita buku ________________________________________ @ngadji_roso17 #ngadjiroso #caknun #emhaainunnajib #emha #caknunquotes #caknunkiaikanjeng #caknundotcom #ngajibareng #mediadakwah #politikindonesia #negaraku #nasibnegaraku #kapalnabinuhabad21 #aswaja #santrinusantara #santrikeren #santrinu #pemudaindonesia #islamituindah #umatberagama #bhinekatunggalika #nkri #ulama #sholawat #nahdatululama #muhammadyah 
Credit to @ngadji_roso17 : Abdurrahman Wahid 
Bukankah masalah ketuhanan memang rumit? Mungkin sengaja dibuat rumit oleh Tuhan, agar kita tertuntut untuk senantiasa berada dalam upaya pencarian hakikat-Nya, walaupun itu tidak akan pernah tercapai. Upayanya yang penting, bukan tercapainya hasil mutlak.
_____________________________________
Sumber: Tuhan Tidak Perlu Dibela 74
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso#abdurrahman#abdurahmanwahid#gusdur#gusdur#gusdurquotes#gusdurian#gusdurquote#ulama#kyai#gus#mediadakwah#nkri#nkrihargamati#santrinusantara#santri#santrikeren#pemudaindonesia#tuhantidakperludibela#aswaja#aswajasantun#ngajibareng
Credit to @ngadji_roso17 : Abdurrahman Wahid Bukankah masalah ketuhanan memang rumit? Mungkin sengaja dibuat rumit oleh Tuhan, agar kita tertuntut untuk senantiasa berada dalam upaya pencarian hakikat-Nya, walaupun itu tidak akan pernah tercapai. Upayanya yang penting, bukan tercapainya hasil mutlak. _____________________________________ Sumber: Tuhan Tidak Perlu Dibela 74 @ngadji_roso17 #ngadjiroso #abdurrahman #abdurahmanwahid #gusdur #gusdur #gusdurquotes #gusdurian #gusdurquote #ulama #kyai #gus #mediadakwah #nkri #nkrihargamati #santrinusantara #santri #santrikeren #pemudaindonesia #tuhantidakperludibela #aswaja #aswajasantun #ngajibareng 
Akan tetapi,  kita tidak menaati hadist itu. Kita tidak maksimal mendayagunakan akal sehat kita untuk memahami,  mengerti dan menguasai permasalahan² yang sangat mendasar-umpamanya masalah kepemimpinan. Secara sosiologi kita tidak memiliki tradisi pengetahuan, konsep pemahaman atau determinasi-historis dalam menentukan siapa pemimpin kita. Pemimpin,  bagi masyarakat kita,  adalah hujan yang turun kebumi. Hujan turun kapan saja mau turun, hujan tidak turun² sepanjang ia tidak mau turun & sama sekali bukan kita yg menentukan. Yang menentukan siapa pemimpin bukanlah orang² yang dipimpin,  melainkan kekuatan di atas yg menjadi "sumber pemimpin". Kedaulatan rakyat dan sistem perwakilan rakyat, sampai batas yg sangat serius-masih merupakan takhayul sejarah. 
Seorang lurah tidak pasti putra terbaik di desa itu, seorang camat tidak bisa dijamin bahwa ia adalah orang yg memang paling pantas menjadi camat di kecamatan itu.  Seorang bupati tidak bisa diyakini sebagai figur yg memang paling kualitatif di kabupaten itu. Pemimpin bukanlah orang yg lolos dari kejernihan proses kualifikasi kepemimpinan.  Pemimpin adalah orang yg memenangkan pertarungan. 
____________________________________
Sumber. Buku: anggukan ritmis kaki pak kiai (11-12)
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso#emhaainunnadjib#caknun#caknunquotes#mediadakwah#pemimpin#nkri#nkrihargamati#kepemimpinan#presiden#indonesiaku#buku#bukubacaan#anggukanritmiskakipakkiai#dendangmuarasabak
Akan tetapi, kita tidak menaati hadist itu. Kita tidak maksimal mendayagunakan akal sehat kita untuk memahami, mengerti dan menguasai permasalahan² yang sangat mendasar-umpamanya masalah kepemimpinan. Secara sosiologi kita tidak memiliki tradisi pengetahuan, konsep pemahaman atau determinasi-historis dalam menentukan siapa pemimpin kita. Pemimpin, bagi masyarakat kita, adalah hujan yang turun kebumi. Hujan turun kapan saja mau turun, hujan tidak turun² sepanjang ia tidak mau turun & sama sekali bukan kita yg menentukan. Yang menentukan siapa pemimpin bukanlah orang² yang dipimpin, melainkan kekuatan di atas yg menjadi "sumber pemimpin". Kedaulatan rakyat dan sistem perwakilan rakyat, sampai batas yg sangat serius-masih merupakan takhayul sejarah. Seorang lurah tidak pasti putra terbaik di desa itu, seorang camat tidak bisa dijamin bahwa ia adalah orang yg memang paling pantas menjadi camat di kecamatan itu. Seorang bupati tidak bisa diyakini sebagai figur yg memang paling kualitatif di kabupaten itu. Pemimpin bukanlah orang yg lolos dari kejernihan proses kualifikasi kepemimpinan. Pemimpin adalah orang yg memenangkan pertarungan. ____________________________________ Sumber. Buku: anggukan ritmis kaki pak kiai (11-12) @ngadji_roso17 #ngadjiroso #emhaainunnadjib #caknun #caknunquotes #mediadakwah #pemimpin #nkri #nkrihargamati #kepemimpinan #presiden #indonesiaku #buku #bukubacaan #anggukanritmiskakipakkiai #dendangmuarasabak 
Abdurrahman Wahid 
Bukankah masalah ketuhanan memang rumit? Mungkin sengaja dibuat rumit oleh Tuhan, agar kita tertuntut untuk senantiasa berada dalam upaya pencarian hakikat-Nya, walaupun itu tidak akan pernah tercapai. Upayanya yang penting, bukan tercapainya hasil mutlak.
_____________________________________
Sumber: Tuhan Tidak Perlu Dibela 74
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso#abdurrahman#abdurahmanwahid#gusdur#gusdur#gusdurquotes#gusdurian#gusdurquote#ulama#kyai#gus#mediadakwah#nkri#nkrihargamati#santrinusantara#santri#santrikeren#pemudaindonesia#tuhantidakperludibela#aswaja#aswajasantun#ngajibareng
Abdurrahman Wahid Bukankah masalah ketuhanan memang rumit? Mungkin sengaja dibuat rumit oleh Tuhan, agar kita tertuntut untuk senantiasa berada dalam upaya pencarian hakikat-Nya, walaupun itu tidak akan pernah tercapai. Upayanya yang penting, bukan tercapainya hasil mutlak. _____________________________________ Sumber: Tuhan Tidak Perlu Dibela 74 @ngadji_roso17 #ngadjiroso #abdurrahman #abdurahmanwahid #gusdur #gusdur #gusdurquotes #gusdurian #gusdurquote #ulama #kyai #gus #mediadakwah #nkri #nkrihargamati #santrinusantara #santri #santrikeren #pemudaindonesia #tuhantidakperludibela #aswaja #aswajasantun #ngajibareng 
@anugrah_pratama_fattabioni Islam kita itu yang dibawa Wali Songo. Membawa keharmonisan dan kedamaian. Sama sekali tidak membawa radikalisme atau mengkafir-kafirkan orang. Tidak sama sekali.
. 
KH. Said Aqil Siradj
Memahami sejarah itu penting agar tetap dalam jalan yang di inginkan para pendiri. 
@ngadji_roso17 
@ala_nu @said_aqil_s 
#ngadjiroso#ngajibareng#mediadakwah#aswaja#aswajasantun#santrikeren#pbnu#nu#nahdatululama#islamituindah#khsaidaqilsirodj#khsaidaqilsiradj#saidaqil#saidaqilsiroj#santri#pondokpesantren#katamotivasi#sejarah#sejarahislam#antiwahabi
@anugrah_pratama_fattabioni Islam kita itu yang dibawa Wali Songo. Membawa keharmonisan dan kedamaian. Sama sekali tidak membawa radikalisme atau mengkafir-kafirkan orang. Tidak sama sekali. . KH. Said Aqil Siradj Memahami sejarah itu penting agar tetap dalam jalan yang di inginkan para pendiri. @ngadji_roso17 @ala_nu @said_aqil_s #ngadjiroso #ngajibareng #mediadakwah #aswaja #aswajasantun #santrikeren #pbnu #nu #nahdatululama #islamituindah #khsaidaqilsirodj #khsaidaqilsiradj #saidaqil #saidaqilsiroj #santri #pondokpesantren #katamotivasi #sejarah #sejarahislam #antiwahabi 
Pada tahun 2010 ada satu karya dari tulisan beliau yang monumental yang kini sudah puluhan kali cetak ulang dan disampaikan di hampir ke seluruh penjuru nusantara, yaitu Al-Muqtathafat li ahl al-Bidayat. Buku ini berisi sanggahan kepada beberapa kelompok terutama salafi wahabi yang suka membid’ahkan amaliah kaum Nahdliyyin, dikutip dari dalil-dalil Al-Quran, As-Sunnah dan kaidah Ushul Fiqh. Buku ini masih diperuntukkan untuk kalangan terbatas karena masih berbahasa Arab, yakni para [ecinta ilmu, kalangan santri dan pengurus NU. Harapan beliau buku tersebut bisa disampaikan kepada orang lain, manakala sudah dibacakan dan diijazahkan oleh pengarangnya langsung.

Biodata KH. Marzuqi

Nama : KH. Marzuki Mustamar
TTL : Blitar, 22 September 1966
Alamat : PP. Sabilurrosyad Gasek Malang Telp.(0341) 564446

Pendidikan:
1.  TK Muslimat Karangsono Kanigoro, Blitar  tahun 1972
2.  MI. Miftahul ‘Ulum, Tahun 1979
3.  SMP Hasanuddin, Tahun 1982
4.  MAN Tlogo, Tahun 1985
5.  PP. Nurul Huda, Mergosono
6.  LIPIA Jakarta, Tahun 1988
7.  S-1 IAIN Malang, Tahun 1990
8.  S-2 UNISLA Tahun, 2004
______________________________________
Sumber. https://cahayaqurani.wordpress.com
______________________________________
@ngadji_roso17
#ngadjiroso#ulama#kyai#santri#santrikeren#santriwati#santrinusantara#santrinu#santrimalang#pondokpesantren#pondokpesantrenmalang#khmarzukimustamar#ponpesmalang#pesantrenSabilurrosyadgasekmalang#mediaislam#nahdatululama#muhammadyah#antiwahabi
Pada tahun 2010 ada satu karya dari tulisan beliau yang monumental yang kini sudah puluhan kali cetak ulang dan disampaikan di hampir ke seluruh penjuru nusantara, yaitu Al-Muqtathafat li ahl al-Bidayat. Buku ini berisi sanggahan kepada beberapa kelompok terutama salafi wahabi yang suka membid’ahkan amaliah kaum Nahdliyyin, dikutip dari dalil-dalil Al-Quran, As-Sunnah dan kaidah Ushul Fiqh. Buku ini masih diperuntukkan untuk kalangan terbatas karena masih berbahasa Arab, yakni para [ecinta ilmu, kalangan santri dan pengurus NU. Harapan beliau buku tersebut bisa disampaikan kepada orang lain, manakala sudah dibacakan dan diijazahkan oleh pengarangnya langsung. Biodata KH. Marzuqi Nama : KH. Marzuki Mustamar TTL : Blitar, 22 September 1966 Alamat : PP. Sabilurrosyad Gasek Malang Telp.(0341) 564446 Pendidikan: 1. TK Muslimat Karangsono Kanigoro, Blitar tahun 1972 2. MI. Miftahul ‘Ulum, Tahun 1979 3. SMP Hasanuddin, Tahun 1982 4. MAN Tlogo, Tahun 1985 5. PP. Nurul Huda, Mergosono 6. LIPIA Jakarta, Tahun 1988 7. S-1 IAIN Malang, Tahun 1990 8. S-2 UNISLA Tahun, 2004 ______________________________________ Sumber. https://cahayaqurani.wordpress.com ______________________________________ @ngadji_roso17 #ngadjiroso #ulama #kyai #santri #santrikeren #santriwati #santrinusantara #santrinu #santrimalang #pondokpesantren #pondokpesantrenmalang #khmarzukimustamar #ponpesmalang #pesantrenSabilurrosyadgasekmalang #mediaislam #nahdatululama #muhammadyah #antiwahabi 
#Repost from @ngadji_roso17 with @regram.app ... Islam kita itu yang dibawa Wali Songo. Membawa keharmonisan dan kedamaian. Sama sekali tidak membawa radikalisme atau mengkafir-kafirkan orang. Tidak sama sekali.
. 
KH. Said Aqil Siradj
_______________________________________________________
Memahami sejarah itu penting agar tetap dalam jalan yang di inginkan para pendiri. 
_______________________________________________________

https://abdun-dk.blogspot.com

@ngadji_roso17 
@ala_nu @said_aqil_s 
#ngadjiroso#ngajibareng#mediadakwah#aswaja#aswajasantun#santrikeren#pbnu#nu#nahdatululama#islamituindah#khsaidaqilsirodj#khsaidaqilsiradj#saidaqil#saidaqilsiroj#santri#pondokpesantren#katamotivasi#sejarah#sejarahislam#antiwahabi
#Repost  from @ngadji_roso17 with @regram.app ... Islam kita itu yang dibawa Wali Songo. Membawa keharmonisan dan kedamaian. Sama sekali tidak membawa radikalisme atau mengkafir-kafirkan orang. Tidak sama sekali. . KH. Said Aqil Siradj _______________________________________________________ Memahami sejarah itu penting agar tetap dalam jalan yang di inginkan para pendiri. _______________________________________________________ https://abdun-dk.blogspot.com @ngadji_roso17 @ala_nu @said_aqil_s #ngadjiroso #ngajibareng #mediadakwah #aswaja #aswajasantun #santrikeren #pbnu #nu #nahdatululama #islamituindah #khsaidaqilsirodj #khsaidaqilsiradj #saidaqil #saidaqilsiroj #santri #pondokpesantren #katamotivasi #sejarah #sejarahislam #antiwahabi 
#Repost @ngadji_roso17 (@get_repost)
・・・
Islam kita itu yang dibawa Wali Songo. Membawa keharmonisan dan kedamaian. Sama sekali tidak membawa radikalisme atau mengkafir-kafirkan orang. Tidak sama sekali.
. 
KH. Said Aqil Siradj
_______________________________________________________
Memahami sejarah itu penting agar tetap dalam jalan yang di inginkan para pendiri. 
_______________________________________________________

https://abdun-dk.blogspot.com

@ngadji_roso17 
@ala_nu @said_aqil_s 
#ngadjiroso#ngajibareng#mediadakwah#aswaja#aswajasantun#santrikeren#pbnu#nu#nahdatululama#islamituindah#khsaidaqilsirodj#khsaidaqilsiradj#saidaqil#saidaqilsiroj#santri#pondokpesantren#katamotivasi#sejarah#sejarahislam#antiwahabi
#Repost  @ngadji_roso17 (@get_repost) ・・・ Islam kita itu yang dibawa Wali Songo. Membawa keharmonisan dan kedamaian. Sama sekali tidak membawa radikalisme atau mengkafir-kafirkan orang. Tidak sama sekali. . KH. Said Aqil Siradj _______________________________________________________ Memahami sejarah itu penting agar tetap dalam jalan yang di inginkan para pendiri. _______________________________________________________ https://abdun-dk.blogspot.com @ngadji_roso17 @ala_nu @said_aqil_s #ngadjiroso #ngajibareng #mediadakwah #aswaja #aswajasantun #santrikeren #pbnu #nu #nahdatululama #islamituindah #khsaidaqilsirodj #khsaidaqilsiradj #saidaqil #saidaqilsiroj #santri #pondokpesantren #katamotivasi #sejarah #sejarahislam #antiwahabi 
Islam kita itu yang dibawa Wali Songo. Membawa keharmonisan dan kedamaian. Sama sekali tidak membawa radikalisme atau mengkafir-kafirkan orang. Tidak sama sekali.
. 
KH. Said Aqil Siradj
_______________________________________________________
Memahami sejarah itu penting agar tetap dalam jalan yang di inginkan para pendiri. 
_______________________________________________________

https://abdun-dk.blogspot.com

@ngadji_roso17 
@ala_nu @said_aqil_s 
#ngadjiroso#ngajibareng#mediadakwah#aswaja#aswajasantun#santrikeren#pbnu#nu#nahdatululama#islamituindah#khsaidaqilsirodj#khsaidaqilsiradj#saidaqil#saidaqilsiroj#santri#pondokpesantren#katamotivasi#sejarah#sejarahislam#antiwahabi
Islam kita itu yang dibawa Wali Songo. Membawa keharmonisan dan kedamaian. Sama sekali tidak membawa radikalisme atau mengkafir-kafirkan orang. Tidak sama sekali. . KH. Said Aqil Siradj _______________________________________________________ Memahami sejarah itu penting agar tetap dalam jalan yang di inginkan para pendiri. _______________________________________________________ https://abdun-dk.blogspot.com @ngadji_roso17 @ala_nu @said_aqil_s #ngadjiroso #ngajibareng #mediadakwah #aswaja #aswajasantun #santrikeren #pbnu #nu #nahdatululama #islamituindah #khsaidaqilsirodj #khsaidaqilsiradj #saidaqil #saidaqilsiroj #santri #pondokpesantren #katamotivasi #sejarah #sejarahislam #antiwahabi 
Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri. 
Disampaikan pada
Kongres II di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928 yang dihadiri oleh berbagai perkumpulan pemuda dan pelajar, dimana ia menjabat sebagai sekretaris.
_________________ 
Blog. Tunas63
_________________
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso#pahlawanindonesia#pahlawannasional#mohyamin#mohammadyamin#katabijak#nasehat#pesanuntuknegeri#nkri#sejarah#sejarahindonesia#pancasila#katamotivasi#pemudaindonesia#pemudapancasila
Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri. Disampaikan pada Kongres II di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928 yang dihadiri oleh berbagai perkumpulan pemuda dan pelajar, dimana ia menjabat sebagai sekretaris. _________________ Blog. Tunas63 _________________ @ngadji_roso17 #ngadjiroso #pahlawanindonesia #pahlawannasional #mohyamin #mohammadyamin #katabijak #nasehat #pesanuntuknegeri #nkri #sejarah #sejarahindonesia #pancasila #katamotivasi #pemudaindonesia #pemudapancasila 
Jadi guru tidak usah punya niat bikin pintar orang. Nanti kamu hanya marah-marah ketika melihat muridmu tidak pintar. Ikhlasnya jadi hilang. Yang penting niat menyampaikan ilmu dan mendidik yang baik. Masalah muridmu kelak jadi pintar pada Allah. Didoakan saja terus menerus agar muridnya mendapat hidayah.
_________________________________
Blog. Catatanku/ https://rinaldimunir.wordpress.com
_________________________________
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso#khmaimoenzubair#khmaimunzubair#maimoenzubair#maimunzubair#kyai#ulama#guru#gurubesar#sesepuh#katakatamutiara#katakatabijak#katamotivasi#kataulama#nasehatislam#nasehatkiayi#nasehatulama#santrinusantara#santrikeren#santri#nu#nahdhatululama#muhammadiyah#muhammad#guru#catatatanilmu
Jadi guru tidak usah punya niat bikin pintar orang. Nanti kamu hanya marah-marah ketika melihat muridmu tidak pintar. Ikhlasnya jadi hilang. Yang penting niat menyampaikan ilmu dan mendidik yang baik. Masalah muridmu kelak jadi pintar pada Allah. Didoakan saja terus menerus agar muridnya mendapat hidayah. _________________________________ Blog. Catatanku/ https://rinaldimunir.wordpress.com _________________________________ @ngadji_roso17 #ngadjiroso #khmaimoenzubair #khmaimunzubair #maimoenzubair #maimunzubair #kyai #ulama #guru #gurubesar #sesepuh #katakatamutiara #katakatabijak #katamotivasi #kataulama #nasehatislam #nasehatkiayi #nasehatulama #santrinusantara #santrikeren #santri #nu #nahdhatululama #muhammadiyah #muhammad #guru #catatatanilmu 
Jenderal TNI (Purn.) Gatot Soebroto (lahir di Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah, 10 Oktober 1907 – meninggal di Jakarta, 11 Juni 1962 pada umur 54 tahun) adalah tokoh perjuangan militer Indonesia dalam merebut kemerdekaan dan juga pahlawan nasional Indonesia. Ia dimakamkan di Ungaran, kabupaten Semarang.
_______________
Blog. Wikipedia
_______________
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso#pahlawanindonesia#pahlawannasional#jendral#jendralgatotsubroto#katamotivasi#katabijak#katamutiara#indonesiaku#belanegara#sejarah#sejarahindonesia#nkri#nkrihargamati#mediakabar#mediasosial#pancasila
Jenderal TNI (Purn.) Gatot Soebroto (lahir di Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah, 10 Oktober 1907 – meninggal di Jakarta, 11 Juni 1962 pada umur 54 tahun) adalah tokoh perjuangan militer Indonesia dalam merebut kemerdekaan dan juga pahlawan nasional Indonesia. Ia dimakamkan di Ungaran, kabupaten Semarang. _______________ Blog. Wikipedia _______________ @ngadji_roso17 #ngadjiroso #pahlawanindonesia #pahlawannasional #jendral #jendralgatotsubroto #katamotivasi #katabijak #katamutiara #indonesiaku #belanegara #sejarah #sejarahindonesia #nkri #nkrihargamati #mediakabar #mediasosial #pancasila 
Jadi guru tidak usah punya niat bikin pintar orang. Nanti kamu hanya marah-marah ketika melihat muridmu tidak pintar. Ikhlasnya jadi hilang. Yang penting niat menyampaikan ilmu dan mendidik yang baik. Masalah muridmu kelak jadi pintar pada Allah. Didoakan saja terus menerus agar muridnya mendapat hidayah.
_________________________________
Blog. Catatanku/ https://rinaldimunir.wordpress.com
_________________________________
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso#khmaimoenzubair#khmaimunzubair#maimoenzubair#maimunzubair#kyai#ulama#guru#gurubesar#sesepuh#katakatamutiara#katakatabijak#katamotivasi#kataulama#nasehatislam#nasehatkiayi#nasehatulama#santrinusantara#santrikeren#santri#nu#nahdhatululama#muhammadiyah#muhammad#guru#catatatanilmu
Jadi guru tidak usah punya niat bikin pintar orang. Nanti kamu hanya marah-marah ketika melihat muridmu tidak pintar. Ikhlasnya jadi hilang. Yang penting niat menyampaikan ilmu dan mendidik yang baik. Masalah muridmu kelak jadi pintar pada Allah. Didoakan saja terus menerus agar muridnya mendapat hidayah. _________________________________ Blog. Catatanku/ https://rinaldimunir.wordpress.com _________________________________ @ngadji_roso17 #ngadjiroso #khmaimoenzubair #khmaimunzubair #maimoenzubair #maimunzubair #kyai #ulama #guru #gurubesar #sesepuh #katakatamutiara #katakatabijak #katamotivasi #kataulama #nasehatislam #nasehatkiayi #nasehatulama #santrinusantara #santrikeren #santri #nu #nahdhatululama #muhammadiyah #muhammad #guru #catatatanilmu 
Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan.. @anwar.zahid
________________________________
Blog. RisalahHati
________________________________
#ngadjiroso#risalahhati#anwarzahid#khanwarzahid#ngajiberkah#ngajibareng#ulamaindonesia#ulama#NU#nusantara#nahdhatululama#muhammadiyah#muhammad#ilmupengetahuan#islambudaya#islammoderat#islamtoleran#santrinusantara#santrikeren#santri
Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan.. @anwar.zahid ________________________________ Blog. RisalahHati ________________________________ #ngadjiroso #risalahhati #anwarzahid #khanwarzahid #ngajiberkah #ngajibareng #ulamaindonesia #ulama #NU #nusantara #nahdhatululama #muhammadiyah #muhammad #ilmupengetahuan #islambudaya #islammoderat #islamtoleran #santrinusantara #santrikeren #santri 
#Repost @ngadji_roso17 (@get_repost)
・・・
Ki Enthus Susmono. 
Masih ada Tuhan,  Masih ada allah,, jangan takut tidak bisa makan ataupun mati kelaparan.. Bahkan allah menciptakan semut pun di beri makan. 
_____________________________
@ngadji_roso17 
_____________________________
#ngadjiroso#kienthussusmono#videolucu#dakwahdanmotivasi#videongaji#kienthus#ngajisatumenit#ngajiberkah#ngajibareng#videoislami#tuhanmasihada#ulama#santrikeren#santrinusantara#nahdhatululama#muhammad#habibsyechbinabdulqodirassegaf#habibsyech#aswaja#aswajasantun#pengajian#sholawat#pbnu#videodakwah
#Repost  @ngadji_roso17 (@get_repost) ・・・ Ki Enthus Susmono. Masih ada Tuhan, Masih ada allah,, jangan takut tidak bisa makan ataupun mati kelaparan.. Bahkan allah menciptakan semut pun di beri makan. _____________________________ @ngadji_roso17 _____________________________ #ngadjiroso #kienthussusmono #videolucu #dakwahdanmotivasi #videongaji #kienthus #ngajisatumenit #ngajiberkah #ngajibareng #videoislami #tuhanmasihada #ulama #santrikeren #santrinusantara #nahdhatululama #muhammad #habibsyechbinabdulqodirassegaf #habibsyech #aswaja #aswajasantun #pengajian #sholawat #pbnu #videodakwah 
“Yang lebih kalian cari bukanlah kebaikan melainkan kekayaan, yang lebih kalian buru bukanlah keluhuran melainkan kenyamanan, dan pada posisi seperti itu kalian selalu merasa lebih tinggi derajat dibanding orang kecil. Coba hitunglah kehidupan di sekitarmu, hitung pula dirimu sendiri, temukan kemuliaan di sekitarmu. Belajarlah membedakan mana kemuliaan dan mana kehinaan, amatilah mana orang yang luhur dan mana yang hina, mana yang derajatnya tinggi dan mana yang rendah. Pakailah mata Allah sebagai ukuran”
@cak.Nun
________________________________
Blog. https://info-sipaijo.blogspot.com
________________________________
#ngadjiroso#caknunquotes#caknunkiaikanjeng#emhaainunnajib#caknundotcom#caknun#katakatabijak#katamotivasi#nasehat#nasehatislam#dendangmuarasabak#ulamaindonesia#ulama#ibadah#nu#nahdhatululama#muhammadiyah#indonesiaku#ilmupengetahuan#berfikircerdas
“Yang lebih kalian cari bukanlah kebaikan melainkan kekayaan, yang lebih kalian buru bukanlah keluhuran melainkan kenyamanan, dan pada posisi seperti itu kalian selalu merasa lebih tinggi derajat dibanding orang kecil. Coba hitunglah kehidupan di sekitarmu, hitung pula dirimu sendiri, temukan kemuliaan di sekitarmu. Belajarlah membedakan mana kemuliaan dan mana kehinaan, amatilah mana orang yang luhur dan mana yang hina, mana yang derajatnya tinggi dan mana yang rendah. Pakailah mata Allah sebagai ukuran” @cak.Nun ________________________________ Blog. https://info-sipaijo.blogspot.com ________________________________ #ngadjiroso #caknunquotes #caknunkiaikanjeng #emhaainunnajib #caknundotcom #caknun #katakatabijak #katamotivasi #nasehat #nasehatislam #dendangmuarasabak #ulamaindonesia #ulama #ibadah #nu #nahdhatululama #muhammadiyah #indonesiaku #ilmupengetahuan #berfikircerdas 
“Semangat nasionalisme sekarang ini semakin menurun. Itu terlihat dari sikap dan perilaku para elit, termasuk juga masyarakatnya yang tidak pernah rukun. Selalu ribut dalam perbedaan, khilafiyah. Segala sesuatu selalu dipolitisir dan dihubung-hubungkan, yang akhirnya hanya saling menyalahkan. Hingga akhirnya, Indonesia hanya dijadikan lintasan saja oleh bangsa lain. Saya tidak ingin masalah khilafiyah ini dibesar-besarkan, yang ujung-ujungnya hanya menjadikan Indonesia negara yang selalu jadi tontonan. Padahal Indonesia dengan segala potensinya, mampu menjadi negara yang besar dan disegani bangsa-bangsa lain. Ini menjadi salah satu tugas umat Islam agar Indonesia bisa maju dan sejajar dengan negara-negara lain.”
______________________________
Sumber. Pustaka muhibbin
@ngadji_roso17 
______________________________
#ngadjiroso#habiblutfibinyahya#habiblutfi#ulama#ulamaindonesia#banser#banserindonesia#ansor#anshor#bansernusantara#ansorbanser#santrinusantara#kyai#santrikeren#katakatabijak#pemudaindonesia#pemudapancasila#tanahairku#nkrihargamati#bhinekatunggalika
“Semangat nasionalisme sekarang ini semakin menurun. Itu terlihat dari sikap dan perilaku para elit, termasuk juga masyarakatnya yang tidak pernah rukun. Selalu ribut dalam perbedaan, khilafiyah. Segala sesuatu selalu dipolitisir dan dihubung-hubungkan, yang akhirnya hanya saling menyalahkan. Hingga akhirnya, Indonesia hanya dijadikan lintasan saja oleh bangsa lain. Saya tidak ingin masalah khilafiyah ini dibesar-besarkan, yang ujung-ujungnya hanya menjadikan Indonesia negara yang selalu jadi tontonan. Padahal Indonesia dengan segala potensinya, mampu menjadi negara yang besar dan disegani bangsa-bangsa lain. Ini menjadi salah satu tugas umat Islam agar Indonesia bisa maju dan sejajar dengan negara-negara lain.” ______________________________ Sumber. Pustaka muhibbin @ngadji_roso17 ______________________________ #ngadjiroso #habiblutfibinyahya #habiblutfi #ulama #ulamaindonesia #banser #banserindonesia #ansor #anshor #bansernusantara #ansorbanser #santrinusantara #kyai #santrikeren #katakatabijak #pemudaindonesia #pemudapancasila #tanahairku #nkrihargamati #bhinekatunggalika 
“Huruf hijaiyah itu ada banyak ada ba’, jim, dhat, sampai  ya’. Demikian juga dengan taraf ilmu seseorang. Ada orang yang ilmunya cuma sampai ba’, ada orang yang ilmunya sampai jim, ada orang yang ilmunya sampai dhat saja. Nah, orang yang ilmunya seperti itu tidak paham kalau diomongi huruf tha’, apalagi huruf hamzah dan ya’.” Pesan ini mengajarkan kita agar tidak sombong dan supaya rendah hati, karena di atas langit ada langit, wafauqa kulli dzi ilmin alim (di atas setiap orang alim ada Yang Mahaalim).
(Gus miek) 
_______________________________
Sumber. Datdut.com
@ngadji_roso17 
_______________________________
#ngadjiroso#gusmiek#gusmik#nasehat#nasehatkiayi#nasehatulama#nasehatislam#santrinusantara#santrikeren#santri#santrinu#muhammadiyah#nahdhatululama#muhammad#ulama#walisongo#aswaja#aswajasantun#ngajimakrifat#ngajiberkah#islammoderat#islampancasila#islamtoleran
“Huruf hijaiyah itu ada banyak ada ba’, jim, dhat, sampai ya’. Demikian juga dengan taraf ilmu seseorang. Ada orang yang ilmunya cuma sampai ba’, ada orang yang ilmunya sampai jim, ada orang yang ilmunya sampai dhat saja. Nah, orang yang ilmunya seperti itu tidak paham kalau diomongi huruf tha’, apalagi huruf hamzah dan ya’.” Pesan ini mengajarkan kita agar tidak sombong dan supaya rendah hati, karena di atas langit ada langit, wafauqa kulli dzi ilmin alim (di atas setiap orang alim ada Yang Mahaalim). (Gus miek) _______________________________ Sumber. Datdut.com @ngadji_roso17 _______________________________ #ngadjiroso #gusmiek #gusmik #nasehat #nasehatkiayi #nasehatulama #nasehatislam #santrinusantara #santrikeren #santri #santrinu #muhammadiyah #nahdhatululama #muhammad #ulama #walisongo #aswaja #aswajasantun #ngajimakrifat #ngajiberkah #islammoderat #islampancasila #islamtoleran 
Hebat itu bukan karna selalu mendapatkan keinginannya, tapi orang hebat itu adalah orang yang dapat mengalahkan hawa nafsunya.
Kh.  Anwar zahid
_____________________
Sumber. Risalah hatiku
_____________________
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso#anwarzahid#khanwarzahid#risalahhati#ngajiberkah#mediaislam#mediaberfikir#mediadakwah#santrinusantara#santrikeren#santri#nusantara#Nu#muhammadiyah
CEGAH KONFLIK DI RANAH PUBLIK
Adu argumen dalam ruang publik di dunia maya lebih sering tidak diiringi kesadaran untuk saling menghargai pendapat satu sama lain. 
Hati-Hati di Internet
Penyampaian komentar akhirnya menjadi hal yang dianggap bebas tanpa batas bagi sebagian warga internet. Akibatnya para penguna seringkali lalai dan abai terhadap posisinya di ranah publik. Opini-opini kurang bertanggung jawab tidak jarang bermunculan dan menyebabkan beberapa individu terpaksa menebusnya dengan pelaporan pelanggaran etika bermedia sosial.

Sejatinya memang setiap warga negara, baik secara nyata maupun di dunia maya, memiliki hak untuk menyampaikan pendapatnya. Namun, pandangan terhadap kebebasan beropini tersebut selayaknya diiringi pengetahuan bahwa, dengan posisinya sebagai ruang publik, di mana sekian banyak individu dengan prinsip dan pandangan bernaung, sudah sepatutnya ada perbedaan di dunia maya.

Dan tentunya masyarakat perlu lebih memahami etika dalam menyampaikan pendapatnya di ruang publik, karena terdapat regulasi yang mengaturnya, yaitu UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE). Jangan mentang-mentang punya hak berpendapat, kewajiban menghargai sesama jadi terlupakan. Hati-hati harus lebih ditanamkan.
Sumber.  Validnews.co

#Ruangpublik#Publik#Publicsphere#Warganet#Mediasosial#Validnews#ngadjiroso#info#infomedia#antihoax#brantashoax#berfikircerdas#penggunahandphone
CEGAH KONFLIK DI RANAH PUBLIK Adu argumen dalam ruang publik di dunia maya lebih sering tidak diiringi kesadaran untuk saling menghargai pendapat satu sama lain. Hati-Hati di Internet Penyampaian komentar akhirnya menjadi hal yang dianggap bebas tanpa batas bagi sebagian warga internet. Akibatnya para penguna seringkali lalai dan abai terhadap posisinya di ranah publik. Opini-opini kurang bertanggung jawab tidak jarang bermunculan dan menyebabkan beberapa individu terpaksa menebusnya dengan pelaporan pelanggaran etika bermedia sosial. Sejatinya memang setiap warga negara, baik secara nyata maupun di dunia maya, memiliki hak untuk menyampaikan pendapatnya. Namun, pandangan terhadap kebebasan beropini tersebut selayaknya diiringi pengetahuan bahwa, dengan posisinya sebagai ruang publik, di mana sekian banyak individu dengan prinsip dan pandangan bernaung, sudah sepatutnya ada perbedaan di dunia maya. Dan tentunya masyarakat perlu lebih memahami etika dalam menyampaikan pendapatnya di ruang publik, karena terdapat regulasi yang mengaturnya, yaitu UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE). Jangan mentang-mentang punya hak berpendapat, kewajiban menghargai sesama jadi terlupakan. Hati-hati harus lebih ditanamkan. Sumber. Validnews.co #Ruangpublik #Publik #Publicsphere #Warganet #Mediasosial #Validnews #ngadjiroso #info #infomedia #antihoax #brantashoax #berfikircerdas #penggunahandphone 
"Abdurrahman Wahid"

Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan. Terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berharga.
____________________________
Blog. Jagokata.com
____________________________
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso#jagokata#gusdur#gusdurquotes#abdurrahmanwahid#
#ngajiberkah#katakatabijak#katamotivasi#katamutiara#santrinusantara#nkri#nkrihargamati#santrikeren
Siapa Pahlawan Zaman Now?

Dahulu.. Yang berjuang mati-matian

Mereka yang membela kemerdekaan

Mereka yang selalu mempertahankan

Adalah Para Pahlawan

Sekarang.. Meski bukan dari golongan bangsawan

Namun jasanya kita tak lupakan

Sebab mereka layak disebut Pahlawan

Pelopor perdamaian Zaman Now yang selalu memperjuangkan, kebhinekaan!

Dahulu.

Semua tiang tertancap dengan bendera diatasnya

Barisan berani para tetua dan pemuda

Menjadi perisai bangsa

Membela dan membenuk negara

Sekarang.. Siapa Pahlawan Zaman Now?

Bukankah kita tak harusnya mengatakan No

Pada kegemilangan dan prestasi yang Wow

Dan lagi-lagi semua harus Know

Dahulu.. Para penegak kebenaran bersembunyi dan mufakat

Walau selalu di incar dari dekat

Mereka tetap satu kesatuan yang erat

Dan mereka, para penjajah tak ubahnya seperti tersesat

Sekarang.. Para pembela berbaris rapih dan siap melawan

Menolak segala bentuk radikal dan teror yang mengancam

Tak ragu memperkenalkan dan mendamaikan

Dan, menangkas konten-konten hoax dan negatif yang ingin menerkam. 
______________________________
Unity in Diversity
Blog. Sasambo Duta Damai
______________________________
#sasambo#ngadjiroso 
#unityindiversity#pahlawannasional#pahlawanindonesia#bersatu#bersatulawanterorisme#mediaberfikir#damai#damaiindonesiaku#bersatudalamjiwa
Siapa Pahlawan Zaman Now? Dahulu.. Yang berjuang mati-matian Mereka yang membela kemerdekaan Mereka yang selalu mempertahankan Adalah Para Pahlawan Sekarang.. Meski bukan dari golongan bangsawan Namun jasanya kita tak lupakan Sebab mereka layak disebut Pahlawan Pelopor perdamaian Zaman Now yang selalu memperjuangkan, kebhinekaan! Dahulu. Semua tiang tertancap dengan bendera diatasnya Barisan berani para tetua dan pemuda Menjadi perisai bangsa Membela dan membenuk negara Sekarang.. Siapa Pahlawan Zaman Now? Bukankah kita tak harusnya mengatakan No Pada kegemilangan dan prestasi yang Wow Dan lagi-lagi semua harus Know Dahulu.. Para penegak kebenaran bersembunyi dan mufakat Walau selalu di incar dari dekat Mereka tetap satu kesatuan yang erat Dan mereka, para penjajah tak ubahnya seperti tersesat Sekarang.. Para pembela berbaris rapih dan siap melawan Menolak segala bentuk radikal dan teror yang mengancam Tak ragu memperkenalkan dan mendamaikan Dan, menangkas konten-konten hoax dan negatif yang ingin menerkam. ______________________________ Unity in Diversity Blog. Sasambo Duta Damai ______________________________ #sasambo #ngadjiroso  #unityindiversity #pahlawannasional #pahlawanindonesia #bersatu #bersatulawanterorisme #mediaberfikir #damai #damaiindonesiaku #bersatudalamjiwa 
Cak Nun pernah berkata dalam suatu pengajian rutinnya. Beliau bilang bahwa semua orang itu sesungguhnya sesat, termasuk ulama, kiai, dan habib di Indonesia. Otomatis orang-orang yang mendengar Cak Nun berkata demikian langsung bingung sekaligus marah. Tapi itu biasanya terjadi pada orang yang baru mengenal beliau.

Cak Nun kemudian menjelaskan, “Kalau orang-orang merasa tidak sesat. Ya tidak perlu sholat lagi. Karena dalam sholat ada pernyataan, ihdinash shiratal mustaqim (tunjukilah kami jalan yang benar). Kalau sudah merasa benar, kan tidak perlu sholat lagi.” – kemudian para jemaahnya tersenyum seolah berkata dalam hati, “Oh iya ya.”
. 
Blog. Makna Istilah
@cak.nun
@emha.ainun.najib
#ngadjiroso 
#caknun#caknunquotes#caknunkiaikanjeng#emhaainunnajib#maiyahannusantara#maiyah#ulama#aswaja#aswajasantun#aswajatobat#aswajaofficial#dakwahdanmotivasi#sholawat#ajaranislam#nu#nahdhatululama#nasehatulama#muhammadiyah#dendangmuarasabak#muhammad#jalanlurus#gusdur#ayongopi#ayongaji#mediaislam#mediaberfikir#mediadakwah
Cak Nun pernah berkata dalam suatu pengajian rutinnya. Beliau bilang bahwa semua orang itu sesungguhnya sesat, termasuk ulama, kiai, dan habib di Indonesia. Otomatis orang-orang yang mendengar Cak Nun berkata demikian langsung bingung sekaligus marah. Tapi itu biasanya terjadi pada orang yang baru mengenal beliau. Cak Nun kemudian menjelaskan, “Kalau orang-orang merasa tidak sesat. Ya tidak perlu sholat lagi. Karena dalam sholat ada pernyataan, ihdinash shiratal mustaqim (tunjukilah kami jalan yang benar). Kalau sudah merasa benar, kan tidak perlu sholat lagi.” – kemudian para jemaahnya tersenyum seolah berkata dalam hati, “Oh iya ya.” . Blog. Makna Istilah @cak.nun @emha.ainun.najib #ngadjiroso  #caknun #caknunquotes #caknunkiaikanjeng #emhaainunnajib #maiyahannusantara #maiyah #ulama #aswaja #aswajasantun #aswajatobat #aswajaofficial #dakwahdanmotivasi #sholawat #ajaranislam #nu #nahdhatululama #nasehatulama #muhammadiyah #dendangmuarasabak #muhammad #jalanlurus #gusdur #ayongopi #ayongaji #mediaislam #mediaberfikir #mediadakwah 
(Lima Kisah Unik saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.) . .
- Bung Karno sakit dan tidak berpuasa
Meski Bulan Ramadan, saat itu Bung Karno tidak berpuasa, karena sakit akibat gejala malaria tertiana.
Pada pagi hari 17 Agustus 1945, Bung Karno  dibangunkan dr Soeharto, dan mengeluhkan badannya greges-greges.
- Bisa lebih dari dua proklamator
Sebenarnya Indonesia bisa punya lebih dari dua proklamator (Bung Karno dan Bung Hatta). Usai penyusunan naskah Proklamasi di rumah Laksamana Maeda, Jalan Imam Bonjol No 1 Jakarta, Bung Hatta mengusulkan agar semua yang menghadiri rapat, ikut menandatangani teks proklamasi.
Tapi, usul itu ditolak Soekarni.
- Bendera dari kain seprai
Sebelum 16 Agustus 1945, Fatmawati, istri Bung Karno, sebenarnya sudah membuat bendera merah putih. Tapi, bendera itu dianggap terlalu kecil, karena panjangnya hanya 50 cm.
Fatmawati lalu membongkar lemarinya, dan menemukan selembar kain seprai putih, tapi tidak ada kain merah.
Lalu, seorang pemuda bernama Lukas Kastaryo berkeliling dan mendapatkan kain merah milik penjual soto. Kain tersebut dibeli dan diberikan ke Fatmawati. Bendera baru berukuran 276x200 cm itupun dikibarkan pada 17 Agustus 1945, di tiang bambu sederhana.
- Teks proklamasi hilang
Setelah membacakan teks proklamasi, Bung Karno membuang secarik kertas teks bersejarah, ke tong sampah. Beruntung, wartawan BM Diah memungutnya kembali. Tapi, sempat beredar kabar dokumen penting itu hilang.
BM Diah menyimpan rapi dokumen itu, hingga baru menyerahkannya ke pemerintah pada 29 Mei 1992. Artinya, dokumen berisi teks proklamasi sempat menghilang selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.
- Negatif film disimpan di bawah pohon
Upacara proklamasi diabadikan oleh fotografer Frans Mendoer. Begitu upacara selesai, Frans didatangi tentara Jepang yang ingin merampas negatif film.
Frans berbohong dengan mengatakan negatifnya sudah diserahkan ke Barisan Pelopor. Padahal, negatif film momen penting itu ia tanam di bawah pohon di halaman kantor Asia Raja.
. 
Sumber. Tribunnews.com terbitan Rabu, 21 Agustus 2013 03:31 WIB
. 
#ngadjiroso#sejarah#sejarahindonesia#proklamasi#soekarno#teksproklamasi#momenproklamasi#unik#faktaunik#tribunnews#perjuangan#sejarahnkri
(Lima Kisah Unik saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.) . . - Bung Karno sakit dan tidak berpuasa Meski Bulan Ramadan, saat itu Bung Karno tidak berpuasa, karena sakit akibat gejala malaria tertiana. Pada pagi hari 17 Agustus 1945, Bung Karno dibangunkan dr Soeharto, dan mengeluhkan badannya greges-greges. - Bisa lebih dari dua proklamator Sebenarnya Indonesia bisa punya lebih dari dua proklamator (Bung Karno dan Bung Hatta). Usai penyusunan naskah Proklamasi di rumah Laksamana Maeda, Jalan Imam Bonjol No 1 Jakarta, Bung Hatta mengusulkan agar semua yang menghadiri rapat, ikut menandatangani teks proklamasi. Tapi, usul itu ditolak Soekarni. - Bendera dari kain seprai Sebelum 16 Agustus 1945, Fatmawati, istri Bung Karno, sebenarnya sudah membuat bendera merah putih. Tapi, bendera itu dianggap terlalu kecil, karena panjangnya hanya 50 cm. Fatmawati lalu membongkar lemarinya, dan menemukan selembar kain seprai putih, tapi tidak ada kain merah. Lalu, seorang pemuda bernama Lukas Kastaryo berkeliling dan mendapatkan kain merah milik penjual soto. Kain tersebut dibeli dan diberikan ke Fatmawati. Bendera baru berukuran 276x200 cm itupun dikibarkan pada 17 Agustus 1945, di tiang bambu sederhana. - Teks proklamasi hilang Setelah membacakan teks proklamasi, Bung Karno membuang secarik kertas teks bersejarah, ke tong sampah. Beruntung, wartawan BM Diah memungutnya kembali. Tapi, sempat beredar kabar dokumen penting itu hilang. BM Diah menyimpan rapi dokumen itu, hingga baru menyerahkannya ke pemerintah pada 29 Mei 1992. Artinya, dokumen berisi teks proklamasi sempat menghilang selama 46 tahun 9 bulan 19 hari. - Negatif film disimpan di bawah pohon Upacara proklamasi diabadikan oleh fotografer Frans Mendoer. Begitu upacara selesai, Frans didatangi tentara Jepang yang ingin merampas negatif film. Frans berbohong dengan mengatakan negatifnya sudah diserahkan ke Barisan Pelopor. Padahal, negatif film momen penting itu ia tanam di bawah pohon di halaman kantor Asia Raja. . Sumber. Tribunnews.com terbitan Rabu, 21 Agustus 2013 03:31 WIB . #ngadjiroso #sejarah #sejarahindonesia #proklamasi #soekarno #teksproklamasi #momenproklamasi #unik #faktaunik #tribunnews #perjuangan #sejarahnkri 
"Belajarlah mengalah sampai tiada seorangpun mengalahkanmu, belajarlah merendah sampai tiada seorangpun merendahkanmu, dan belajarlah sabar sampai Allah mengangkat derajatmu" .
. (Habib Syekh bin 'Abdul Qadir as-Segaf)
. 
Sumber. DuniaSantri
#ngadjiroso 
#habibsyech#habibsyechassegaf#habibsyechbinabdulqodirassegaf#syekhermania#ngajimakrifat#ngaji#ngajiberkah#mediadakwah#mediaislam#mediaberfikir#ulama#habib#santrinusantara#santrikeren#santri#duniasantri#nkri#ilmupengetahuan#instagram
"Belajarlah mengalah sampai tiada seorangpun mengalahkanmu, belajarlah merendah sampai tiada seorangpun merendahkanmu, dan belajarlah sabar sampai Allah mengangkat derajatmu" . . (Habib Syekh bin 'Abdul Qadir as-Segaf) . Sumber. DuniaSantri #ngadjiroso  #habibsyech #habibsyechassegaf #habibsyechbinabdulqodirassegaf #syekhermania #ngajimakrifat #ngaji #ngajiberkah #mediadakwah #mediaislam #mediaberfikir #ulama #habib #santrinusantara #santrikeren #santri #duniasantri #nkri #ilmupengetahuan #instagram 
“sura dira jayaningrat,lebur dening pangastuti” (segala sifat keras hati, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lebut dan sabar)

Sifat keras hati dan yang buruk lainnya hanya bisa leburkan & di hilangkan dengan lembut dan sabar.
Sumber. Uziyanuar
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso 
#ngajimakrifat#ngajiberkah#petuahbijak#petuah#pituah#nasehatulama#nasehatkiayi#nasehatguru#nkri#katakatabijak#katamotivasi#katamutiara#kataindah#kerashati
Gus Dur selalu menjunjung tinggi keberagaman yang dimiliki Indonesia karena bagi beliau, keberagaman itu patut dihormati dan dihargai sebagai hak warga negera Indonesia. Indonesia memiliki lima agama yang diakui oleh negara. Jadi sebagai pemeluk agama tertentu, diharuskan untuk saling menghormati dan menghargai empat agama lainnya. Ingatlah selalu sila pertama pancasila, yakni â??Ketuhanan yang Maha Esaâ?? yang menunjukkan kalau Indonesia adalah negara yang beragama bukanlah negara agama.
. 
Blog. JadiBerita
@ngadji_roso17 
@gus.Dur
#ngadjiroso#gusdur#caknunquotes#abdurrahmanwahid#ulama#ulamanusantara#santrinusantara#umatberagama#moderat#toleransiberagama#toleransi#seimbang#adil#aswaja#pbnu#Nu#muhammadiyah#santrikeren#imam#katakatabijak#katamotivasi#nasehatulama#nasehatkiayi#nasionalisme
Gus Dur selalu menjunjung tinggi keberagaman yang dimiliki Indonesia karena bagi beliau, keberagaman itu patut dihormati dan dihargai sebagai hak warga negera Indonesia. Indonesia memiliki lima agama yang diakui oleh negara. Jadi sebagai pemeluk agama tertentu, diharuskan untuk saling menghormati dan menghargai empat agama lainnya. Ingatlah selalu sila pertama pancasila, yakni â??Ketuhanan yang Maha Esaâ?? yang menunjukkan kalau Indonesia adalah negara yang beragama bukanlah negara agama. . Blog. JadiBerita @ngadji_roso17 @gus.Dur #ngadjiroso #gusdur #caknunquotes #abdurrahmanwahid #ulama #ulamanusantara #santrinusantara #umatberagama #moderat #toleransiberagama #toleransi #seimbang #adil #aswaja #pbnu #Nu #muhammadiyah #santrikeren #imam #katakatabijak #katamotivasi #nasehatulama #nasehatkiayi #nasionalisme 
Repost.@gus.muwafiq
. 
Kharisma dan ketokohan KH Muhammad Hasyim Asy'ari tidak hanya diakui di Jawa, Beliau disegani pula para ulama dunia Islam sejak masih mukim di Haramain. ltulah mengapa pendiri Nahdlatul Ulama ini memiliki gelar atau predikat "hadratussyekh". Gelar ini tidak disandang sembarangan ulama, kecuali bagi yang telah memenuhi kualifikasi keilmuan yang tinggi termasuk dalam bidang ilmu hadits. . #Regran
#ngadjiroso#santrinusantara#santrikeren#aswaja
 #pengajian #ngaji #kyai #NU #gusmuwafiq #gusdur #sholawal #banjari #hadroh #maulid  #pondok #pesantren #info #jadwal #ngaji #pengajian #jawatengah #jawabarat #jakarta #nusantara #barokah #nahdlatululama#muhammadiyah #pbnu #nkri #ulamaa
Repost.@gus.muwafiq . Kharisma dan ketokohan KH Muhammad Hasyim Asy'ari tidak hanya diakui di Jawa, Beliau disegani pula para ulama dunia Islam sejak masih mukim di Haramain. ltulah mengapa pendiri Nahdlatul Ulama ini memiliki gelar atau predikat "hadratussyekh". Gelar ini tidak disandang sembarangan ulama, kecuali bagi yang telah memenuhi kualifikasi keilmuan yang tinggi termasuk dalam bidang ilmu hadits. . #Regran  #ngadjiroso #santrinusantara #santrikeren #aswaja  #pengajian  #ngaji  #kyai  #NU  #gusmuwafiq  #gusdur  #sholawal  #banjari  #hadroh  #maulid  #pondok  #pesantren  #info  #jadwal  #ngaji  #pengajian  #jawatengah  #jawabarat  #jakarta  #nusantara  #barokah  #nahdlatululama #muhammadiyah  #pbnu  #nkri  #ulamaa 
“Hadratussyekh” Bukan Gelar Sembarangan. 
Jangan disangka kharisma dan ketokohan KH Muhammad Hasyim Asyari hanya diakui di Jawa. Ia disegani pula para ulama dunia Islam sejak masih mukim di Haramain. Itulah mengapa pendiri Nahdlatul Ulama ini memiliki gelar atau predikat “hadratussyekh”. Gelar ini tidak disandang sembarangan ulama, kecuali bagi yang telah memenuhi kualifikasi keilmuan yang tinggi termasuk dalam bidang ilmu hadits.
Hal itu diungkapkan Kiai Muwafiq dari Yogyakarta saat ceramah dalam rangka Harlah ke-93 NU yang diselenggarakan PCNU Temanggung di area Kampus STAINU Temanggung, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (21/4). Kiai Muwafiq menjelaskan, dengan atribut “hadratussyekh” yang disandang sejak dari Mekkah ini, dipastikan KH Hasyim Asyari selain menguasai secara mendalam berbagai disiplin keilmuan Islam, juga hafal kitab-kitab babon hadits dari Kutubus Sittah yang meliputi Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Bukhori Muslim, Sunan Abu Dawud, Turmudzi, Nasa’i, Ibnu Majah.

Menurutnya, di antara kunci sukses KH Abdul Wahab Chasbullah ketika menjalankan misi penolakan agenda pembongkaran Makam Rasulullah SAW oleh pemerintah Arab Saudi yang dikuasai paham Wahabi tidak lepas dari faktor status Mbah Wahab sebagai murid Hadratussyekh Hasyim Asyari.

Kemasyhuran nama Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di kawasan Timur Tengah memuluskan langkah Kiai Wahab sebagai delegasi ulama Sunni Nusantara dalam menggalang kekuatan saat mengumpukan para tokoh ulama Sunni dan Syi’ah dari beberapa negara Islam untuk bersama sama menentang pembongkaran makam Rasulullah SAW tersebut.

Diperkirakan jika tidak mengaku sebagai muridnya Hadratussyekh Hasyim Asyari, tambah Gus Muwafiq, KH Wahab Chasbullah akan kesulitan dalam mencari dukungan dari tokoh ulama lain dari beberapa ulama Sunni Mesir dan Syi’ah di Iran. Apalagi, waktu itu hubungan para tokoh ulama dari dua paham Sunni dan Syi’ah ini juga kurang harmonis. (M Haromain/Mahbib/NU Online). Sumber. Mutiara Hikmah
. 
#ngadjiroso#gusdur#mbahhasyim#hasyimasyari#khhasyimasyari#mutiarahikmah#gusmuafiq#sejarahislam#ulama#ulamanusantara#aswaja#aswajasantun#nu#nahdhatululama#sejarahnu#ilmupengetahuan#ajaranislam#antiwahabi#antiradikalisme
“Hadratussyekh” Bukan Gelar Sembarangan. Jangan disangka kharisma dan ketokohan KH Muhammad Hasyim Asyari hanya diakui di Jawa. Ia disegani pula para ulama dunia Islam sejak masih mukim di Haramain. Itulah mengapa pendiri Nahdlatul Ulama ini memiliki gelar atau predikat “hadratussyekh”. Gelar ini tidak disandang sembarangan ulama, kecuali bagi yang telah memenuhi kualifikasi keilmuan yang tinggi termasuk dalam bidang ilmu hadits. Hal itu diungkapkan Kiai Muwafiq dari Yogyakarta saat ceramah dalam rangka Harlah ke-93 NU yang diselenggarakan PCNU Temanggung di area Kampus STAINU Temanggung, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (21/4). Kiai Muwafiq menjelaskan, dengan atribut “hadratussyekh” yang disandang sejak dari Mekkah ini, dipastikan KH Hasyim Asyari selain menguasai secara mendalam berbagai disiplin keilmuan Islam, juga hafal kitab-kitab babon hadits dari Kutubus Sittah yang meliputi Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Bukhori Muslim, Sunan Abu Dawud, Turmudzi, Nasa’i, Ibnu Majah. Menurutnya, di antara kunci sukses KH Abdul Wahab Chasbullah ketika menjalankan misi penolakan agenda pembongkaran Makam Rasulullah SAW oleh pemerintah Arab Saudi yang dikuasai paham Wahabi tidak lepas dari faktor status Mbah Wahab sebagai murid Hadratussyekh Hasyim Asyari. Kemasyhuran nama Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di kawasan Timur Tengah memuluskan langkah Kiai Wahab sebagai delegasi ulama Sunni Nusantara dalam menggalang kekuatan saat mengumpukan para tokoh ulama Sunni dan Syi’ah dari beberapa negara Islam untuk bersama sama menentang pembongkaran makam Rasulullah SAW tersebut. Diperkirakan jika tidak mengaku sebagai muridnya Hadratussyekh Hasyim Asyari, tambah Gus Muwafiq, KH Wahab Chasbullah akan kesulitan dalam mencari dukungan dari tokoh ulama lain dari beberapa ulama Sunni Mesir dan Syi’ah di Iran. Apalagi, waktu itu hubungan para tokoh ulama dari dua paham Sunni dan Syi’ah ini juga kurang harmonis. (M Haromain/Mahbib/NU Online). Sumber. Mutiara Hikmah . #ngadjiroso #gusdur #mbahhasyim #hasyimasyari #khhasyimasyari #mutiarahikmah #gusmuafiq #sejarahislam #ulama #ulamanusantara #aswaja #aswajasantun #nu #nahdhatululama #sejarahnu #ilmupengetahuan #ajaranislam #antiwahabi #antiradikalisme 
-Moh. Hatta- (Wakil presiden indonesia pertama) . 
Kurang cerdas dapat 
diperbaiki dengan belajar. 
Kurang cakap dapat 
dihilangkan dengan pengalaman. 
Namun tidak jujur itu 
sulit diperbaiki. . 
Sumber. Mamikos info

@ngadji_roso17 
#bunghatta#mohhatta#mohammadhatta#pahlawanindonesia#wakilpresiden#sejarahindonesia#pemudaindonesia#pemudapancasila#kejujuran#katakatabijak#katamutiara#katamotivasi#ngajisatumenit#ngadjiroso
Yakinlah bahwa sekecil-kecilnya keikhlasan pasti akan mendatangkan keberkahan.
. "KH. Anwar Zahid"
@anwarzahid
#ngadjiroso#khanwarzahid#anwarzahid#ulamanusantara#kyaianwarzahid#kyai#ngajimakrifat#ngajibareng#santrinusantara#santri#santrikeren#aswaja#aswajasantun#hijrahku#antiwahabi#katakatabijak#katamutiara#katamotivasi
Semasa hidupnya, Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari pernah memberikan pesan yang amat mendalam untuk diresapi. “Didik dan bimbinglah pemuda-pemuda kita, karena mereka pewaris masa depan kita. Islam memang selamanya akan tegak berdiri tak terkalahkan. Namun tidak mustahil akan sirna dan lingkungan kita untuk timbul di tempat lain. Pemeliharaan tidak hanya pada waktu kini, tetapi juga untuk masa yang akan datang. Jangan dilupakan bahwa tidak semua orang menyukai Islam. Di sini letak arti dari suatu perjuangan. Dan untuk perjuangan ini kedudukan pemuda sangatlah penting. Mereka akan mengarungi hidup di masa yang akan datang, saat mana kita yang tua-tua ini sudah tidak ada lagi,” (Ahmad Faozan/ disarikan dari: Buku “Kiyai Haji Hasyim Asy’ari”, karya Heru Soekardi, cet. Department Pendidikan Dan Kebudayaan, Pusat Penelitian Sejarah dan Budaya Proyek Inventaris dan Dokumentasi 1977/1920)
Sumber. Tebuirengonline
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso 
#khhasyimasyari#mbahhasyim#ngajimakrifat#ngajibareng#nasehatulama#pendirinu#ulamanusantara#santrinusantara#santri#santrikeren#santrinu#dakwahdanilmu#dakwahdanmotivasi#katakatabijak#kataindonesia#katamutiara
Semasa hidupnya, Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari pernah memberikan pesan yang amat mendalam untuk diresapi. “Didik dan bimbinglah pemuda-pemuda kita, karena mereka pewaris masa depan kita. Islam memang selamanya akan tegak berdiri tak terkalahkan. Namun tidak mustahil akan sirna dan lingkungan kita untuk timbul di tempat lain. Pemeliharaan tidak hanya pada waktu kini, tetapi juga untuk masa yang akan datang. Jangan dilupakan bahwa tidak semua orang menyukai Islam. Di sini letak arti dari suatu perjuangan. Dan untuk perjuangan ini kedudukan pemuda sangatlah penting. Mereka akan mengarungi hidup di masa yang akan datang, saat mana kita yang tua-tua ini sudah tidak ada lagi,” (Ahmad Faozan/ disarikan dari: Buku “Kiyai Haji Hasyim Asy’ari”, karya Heru Soekardi, cet. Department Pendidikan Dan Kebudayaan, Pusat Penelitian Sejarah dan Budaya Proyek Inventaris dan Dokumentasi 1977/1920) Sumber. Tebuirengonline @ngadji_roso17 #ngadjiroso  #khhasyimasyari #mbahhasyim #ngajimakrifat #ngajibareng #nasehatulama #pendirinu #ulamanusantara #santrinusantara #santri #santrikeren #santrinu #dakwahdanilmu #dakwahdanmotivasi #katakatabijak #kataindonesia #katamutiara 
Jika engkau ingin melihat indahnya fajar maka engkau harus melalui gelapnya malam.”
-Habib Syech Abdul Qadir Assegaf-
Layaknya hidup, selalu ada masa-masa gelap dalam perjalanan. Indahnya fajar akan lebih terasa jika telah benar-benar melewati kegelapan malam.
Hidup akan lebih bermakna saat telah melalui masa-masa kelam. Karena disana kita belajar berjuang, disana kita belajar pantang menyerah. Disana kita belajar menguatkan tekad.
Selamat malam. Selamat melalui kegelapan, menuju terangnya fajar. 
Sumber blog. https://medium.com/@FauzhyArhan
@ngadji_roso17 
@habib.syech_ 
#ngadjiroso 
#habibsyechassegaf#habibsyehabdulqadirassegaf#habiebsyech#habibsyech#ulamanusantara#ulama#ulamaindonesia#habib#ngajibareng#syekhermania#ngajiberkah#santri#santrinusantara#santrikeren#nu#nahdhatululama#aswaja#aswajasantun#selamatmalam
Jika engkau ingin melihat indahnya fajar maka engkau harus melalui gelapnya malam.” -Habib Syech Abdul Qadir Assegaf- Layaknya hidup, selalu ada masa-masa gelap dalam perjalanan. Indahnya fajar akan lebih terasa jika telah benar-benar melewati kegelapan malam. Hidup akan lebih bermakna saat telah melalui masa-masa kelam. Karena disana kita belajar berjuang, disana kita belajar pantang menyerah. Disana kita belajar menguatkan tekad. Selamat malam. Selamat melalui kegelapan, menuju terangnya fajar. Sumber blog. https://medium.com/@FauzhyArhan @ngadji_roso17 @habib.syech_ #ngadjiroso  #habibsyechassegaf #habibsyehabdulqadirassegaf #habiebsyech #habibsyech #ulamanusantara #ulama #ulamaindonesia #habib #ngajibareng #syekhermania #ngajiberkah #santri #santrinusantara #santrikeren #nu #nahdhatululama #aswaja #aswajasantun #selamatmalam 
(Selamat pagi indonesiaku 😘). “Pancasila mampu melindungi pluralitas yang ada, dan menjadi ideologi negara, maka Pancasila akan memperkokoh pertahanan nasional dan memperkokoh NKRI. Sebab Pancasila akan dimiliki semua pihak. Bila Pancasila itu tumbuh pada diri setiap anak bangsa dengan diperkokoh atau di beck-up oleh agamanya, maka kekuatan, kesatuan dan persatuan semakin erat terjalin dan tidak akan mudah digoyahkan. Karena Pancasila menjadi sebab tumbuhnya nasionalisme dan bebas dari kepentingan politik atau tidak akan menjadi bemper kepentingan politik. Sehingga tumbuh mekar secara murni kecintaan kepada agama, tanah air dan bangsa. Dari itu akan menjadi cermin bagi bangsa lain.” "Maulana Habib Al-Luthfi bin Yahya"
Sumber.  Pustaka Muhibbin
@ngadji_roso17

#habiblutfibinyahya#habiblutfi#maulanahabibluthfibinyahya 
#ngadjiroso#syair#katabijak#kataindah#kataindonesia#pemudamasjid#pemudatanahair#hijrah 
#aswaja#nahdhatululama#nu#anshor#banser#banserindonesia#bansernu#antiradikalisme#antiwahabi#ideologipancasila#indonesiaku#selamatpagi#iman#takwa#cintapersatuan#cintaagama#cintatanahair#nkri#nkrihargamati
(Selamat pagi indonesiaku 😘). “Pancasila mampu melindungi pluralitas yang ada, dan menjadi ideologi negara, maka Pancasila akan memperkokoh pertahanan nasional dan memperkokoh NKRI. Sebab Pancasila akan dimiliki semua pihak. Bila Pancasila itu tumbuh pada diri setiap anak bangsa dengan diperkokoh atau di beck-up oleh agamanya, maka kekuatan, kesatuan dan persatuan semakin erat terjalin dan tidak akan mudah digoyahkan. Karena Pancasila menjadi sebab tumbuhnya nasionalisme dan bebas dari kepentingan politik atau tidak akan menjadi bemper kepentingan politik. Sehingga tumbuh mekar secara murni kecintaan kepada agama, tanah air dan bangsa. Dari itu akan menjadi cermin bagi bangsa lain.” "Maulana Habib Al-Luthfi bin Yahya" Sumber. Pustaka Muhibbin @ngadji_roso17 #habiblutfibinyahya #habiblutfi #maulanahabibluthfibinyahya  #ngadjiroso #syair #katabijak #kataindah #kataindonesia #pemudamasjid #pemudatanahair #hijrah  #aswaja #nahdhatululama #nu #anshor #banser #banserindonesia #bansernu #antiradikalisme #antiwahabi #ideologipancasila #indonesiaku #selamatpagi #iman #takwa #cintapersatuan #cintaagama #cintatanahair #nkri #nkrihargamati 
"Lawan Sastra Ngesti Mulya" yang artinya bahwa dengan Ilmu kita menuju kemuliaan.
" Maknanya adalah bahwa kita sebagai manusia yang memiliki akal dan pikiran di tuntut untuk mencari ilmu, baik dengan cara membaca buku, belajar di sekolah dll sehingga kita tak mudah di bohongi dan di tipu oleh manusia laiinya. Seseorang setiap harinya di tuntut untuk memiliki pengetahuan yang update supaya kita dapat membedakan mana benar dan mana yang salah baik pengetahuan yang paling mudah hingga pengetahuan yang paling sulit. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa ilmu memiliki arti pengetahuan yang jelas tentang segala sesuatu. Quote Ki Hajar Dewantara ini sangat sesuai firman allah dalam Al-Qur’an surat Al Mujaadilah 58:11 yang berbunyi “Allah akan meninggikan orang – orang yang beriman di antaramu dan orang – orang yang di beri ilmu pengetahuan beberapa derajat.Dan, Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Mengapa Allah meninggikan orang orang yang berilmu , karena orang berilmu akan sangat berbeda dengan orang yang tidak berilmu. Kita wajib terus menuntut ilmu setiap hari agar ilmu kita makin bertambah, karena hanya dengan ilmu lah manusia bisa mendapatkan petunjuk dan kemuliaan baik di dunia dan juga di akhirat dengan catatan ilmu yang kita miliki kita gunakan untuk hal-hal yang berguna bagi diri, keluarga, juga masyarakat. Sehingga dengan ilmu yang kita miliki dapat mendekatkan diri kita kepada yang menciptakan kita yaitu ALLAH S.W.T.
Sumber. Ilmu dan Dakwah
"Ki Hajar Dewantara"
@kihajardewantara 
#kihajardewantara#dakwahdanmotivasi#dakwahdanilmu#ilmu#kemuliaan#manfaatilmu#pahlawanindonesia#pahlawanrevolusi#katabijak#motivasihidup#motivasi#ngadjiroso#ngajimakrifat#ngajibareng#ilmupengetahuan#katakatabijak#syairhati
"Lawan Sastra Ngesti Mulya" yang artinya bahwa dengan Ilmu kita menuju kemuliaan. " Maknanya adalah bahwa kita sebagai manusia yang memiliki akal dan pikiran di tuntut untuk mencari ilmu, baik dengan cara membaca buku, belajar di sekolah dll sehingga kita tak mudah di bohongi dan di tipu oleh manusia laiinya. Seseorang setiap harinya di tuntut untuk memiliki pengetahuan yang update supaya kita dapat membedakan mana benar dan mana yang salah baik pengetahuan yang paling mudah hingga pengetahuan yang paling sulit. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa ilmu memiliki arti pengetahuan yang jelas tentang segala sesuatu. Quote Ki Hajar Dewantara ini sangat sesuai firman allah dalam Al-Qur’an surat Al Mujaadilah 58:11 yang berbunyi “Allah akan meninggikan orang – orang yang beriman di antaramu dan orang – orang yang di beri ilmu pengetahuan beberapa derajat.Dan, Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Mengapa Allah meninggikan orang orang yang berilmu , karena orang berilmu akan sangat berbeda dengan orang yang tidak berilmu. Kita wajib terus menuntut ilmu setiap hari agar ilmu kita makin bertambah, karena hanya dengan ilmu lah manusia bisa mendapatkan petunjuk dan kemuliaan baik di dunia dan juga di akhirat dengan catatan ilmu yang kita miliki kita gunakan untuk hal-hal yang berguna bagi diri, keluarga, juga masyarakat. Sehingga dengan ilmu yang kita miliki dapat mendekatkan diri kita kepada yang menciptakan kita yaitu ALLAH S.W.T. Sumber. Ilmu dan Dakwah "Ki Hajar Dewantara" @kihajardewantara #kihajardewantara #dakwahdanmotivasi #dakwahdanilmu #ilmu #kemuliaan #manfaatilmu #pahlawanindonesia #pahlawanrevolusi #katabijak #motivasihidup #motivasi #ngadjiroso #ngajimakrifat #ngajibareng #ilmupengetahuan #katakatabijak #syairhati 
TRIBUN-MEDAN.COM - Namanya harum dikenang. Dialah Jenderal polisi (Purn) Hoegeng  Iman Santosa.

Tanggal 14 Juli 2004 silam, atau 14 tahun yang lalu, Indonesia kehilangan figur polisi yang baik, berani dan jujur. Hoegeng berpulang dalam usia 82 tahun.

Hingga Presiden Ke-4 RI Abdurahman Wahid Gusdur pernah berkelakar. "Di Indonesia ini hanya ada tiga polisi jujur, yakni polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng.". Dalam momen-momen seperti hari ulang tahun Bhayangkara ke-72 yang diperingati tiap 1 Juli, kejujuran dan kesederhanaan Soegeng selalu diceritakan.
Sosok polisi yang terkenal akan kejujuran dan keberaniannya. Namanya begitu melegenda di republik ini.

Berikut adalah salah satu fragmen kehidupan mantan Kapolri RI 1968-1971 ini. Info lengkap.  Tribunmedan.Com
. 
#ngadjiroso
#tribunmedan#beritaterkini#beritapolisi#hoegeng#hoegengimansantoso#beritaviral#haribhayangkara72
TRIBUN-MEDAN.COM - Namanya harum dikenang. Dialah Jenderal polisi (Purn) Hoegeng Iman Santosa. Tanggal 14 Juli 2004 silam, atau 14 tahun yang lalu, Indonesia kehilangan figur polisi yang baik, berani dan jujur. Hoegeng berpulang dalam usia 82 tahun. Hingga Presiden Ke-4 RI Abdurahman Wahid Gusdur pernah berkelakar. "Di Indonesia ini hanya ada tiga polisi jujur, yakni polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng.". Dalam momen-momen seperti hari ulang tahun Bhayangkara ke-72 yang diperingati tiap 1 Juli, kejujuran dan kesederhanaan Soegeng selalu diceritakan. Sosok polisi yang terkenal akan kejujuran dan keberaniannya. Namanya begitu melegenda di republik ini. Berikut adalah salah satu fragmen kehidupan mantan Kapolri RI 1968-1971 ini. Info lengkap. Tribunmedan.Com . #ngadjiroso  #tribunmedan #beritaterkini #beritapolisi #hoegeng #hoegengimansantoso #beritaviral #haribhayangkara72 
Tangga menuju langit adalah kepalamu, maka letakkan kakimu diatas kepalamu. Untuk mencapai Tuhan injak-injaklah pikiran dan kesombongan rasionalmu.. "Sujiwo Tejo"

Sumber: Republik #Jancukers
#sujiwotejo#sujiwotejoquotes#sujiwotedjo#sujiwotedjoquotes#talijiwo#talijiwoquotes#repulikjancukers
#ngadjiroso#sombong#kesombongan#ngajibareng#syair#syairpuisi#katabijak#syairhati
K.H. Achmad Anwar Zahid, atau dikenal dengan KH. Anwar Zahid (lahir pada tahun 1974 di Dusun Patoman, Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro), adalah seorang penceramah kondang asal Jawa Timur yang dikenal dengan gaya ceramah yang segar dan bahasanya tegas alias merakyat. Saat ini video ceramah dia banyak diunggah ke Youtube dan dilihat oleh ribuan hingga ratusan ribu. Ceramah yang dia sampaikan biasanya bertemakan ubudiyah, amaliyah dan syari'ah yang disajikan dengan bumbu-bumbu guyonan. Sehingga ceramah tersebut dapat merangkul berbagai lapisan masyarakat mulai anak-anak, remaja sampai dengan orang tua. Selain berceramah ke berbagai pelosok nusantara hingga mancanegara, dia juga mengasuh pondok pesantren Attarbiyah Islamiyah Assyafi’iyah, kabupaten Bojonegoro.
Sejak 2014, Kyai Anwar Zahid mendirikan majelis taklim di pondok pesantren asuhannya sendiri yang ditujukan untuk masyarakat sekitar. Nama majelis taklimnya Maqoomam Mahmudah yang dilaksanakan setiap malam Jum’at.
>> Pendidikan
Ponpes Langitan, Tuban, Jawa Timur
Pondok Pesantren ”APTQ” Sampurnan Bungah, Gresik, Jawa Timur
Bojonegoroan.
Sumber. Informasi santri NU
#santri#khanwarzahid#anwarzahid#bojonegoro#santrinusantara#santrinu#pesantren#ngadjiroso#ngajibareng#dakwah#dakwahislam#islamtoleran#islampancasila#islammodern#aswaja#ahlussunnahwaljamaah#nahdhatululama
K.H. Achmad Anwar Zahid, atau dikenal dengan KH. Anwar Zahid (lahir pada tahun 1974 di Dusun Patoman, Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro), adalah seorang penceramah kondang asal Jawa Timur yang dikenal dengan gaya ceramah yang segar dan bahasanya tegas alias merakyat. Saat ini video ceramah dia banyak diunggah ke Youtube dan dilihat oleh ribuan hingga ratusan ribu. Ceramah yang dia sampaikan biasanya bertemakan ubudiyah, amaliyah dan syari'ah yang disajikan dengan bumbu-bumbu guyonan. Sehingga ceramah tersebut dapat merangkul berbagai lapisan masyarakat mulai anak-anak, remaja sampai dengan orang tua. Selain berceramah ke berbagai pelosok nusantara hingga mancanegara, dia juga mengasuh pondok pesantren Attarbiyah Islamiyah Assyafi’iyah, kabupaten Bojonegoro. Sejak 2014, Kyai Anwar Zahid mendirikan majelis taklim di pondok pesantren asuhannya sendiri yang ditujukan untuk masyarakat sekitar. Nama majelis taklimnya Maqoomam Mahmudah yang dilaksanakan setiap malam Jum’at. >> Pendidikan Ponpes Langitan, Tuban, Jawa Timur Pondok Pesantren ”APTQ” Sampurnan Bungah, Gresik, Jawa Timur Bojonegoroan. Sumber. Informasi santri NU #santri #khanwarzahid #anwarzahid #bojonegoro #santrinusantara #santrinu #pesantren #ngadjiroso #ngajibareng #dakwah #dakwahislam #islamtoleran #islampancasila #islammodern #aswaja #ahlussunnahwaljamaah #nahdhatululama 
Selamat menunaikan ibadah hari jum'at.. Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Abdillah bin ‘Amr bin al-‘Ash sebuah hadits:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلَّا وَقَاهُ اللهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ “Tiada seorang Muslim yang mati di hari atau malam Jumat, kecuali Allah menjaganya dari fitnah kubur”. Syekh Ihsan bin Dakhlan dalam kitab Manahij al-Imdad Syarh Irsyad al-‘Ibad, juz.1, hal.286 cetakan Pondok Pesantrena Jampes Kediri, mengutip keterangan dari Imam al-‘Azizi bahwa hadits tersebut mencapai derajat hadits Hasan.

Ulama berbeda pendapat mengenai maksud terjaganya orang yang wafat di hari Jumat dari fitnah kubur. Menurut Imam al-Manawi orang tersebut tidak ditanya Malaikat di kuburan. Sedangkan menurut pendapat yang dipegang oleh Imam al-Zayadi, bahwa orang yang mati di hari Jumat tetap ditanya malaikat, namun ia diberi kemudahan dalam menjalaninya.
Sumber: NUonline
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso#ngajibareng#hadist#hadis#hadistriwayatmuslim#jumatberkah#harijumat#keistimewaanharijumat#sholatjumat#ibadahjumat#santri#santrikeren#dakwahislam#dakwah#muslimah#muslimahfashion#hijrah#pemudahijrah#aswaja#nahdhatululama#ahlussunnahwaljamaah#mediaislam#mediadakwah
Selamat menunaikan ibadah hari jum'at.. Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Abdillah bin ‘Amr bin al-‘Ash sebuah hadits: مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلَّا وَقَاهُ اللهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ “Tiada seorang Muslim yang mati di hari atau malam Jumat, kecuali Allah menjaganya dari fitnah kubur”. Syekh Ihsan bin Dakhlan dalam kitab Manahij al-Imdad Syarh Irsyad al-‘Ibad, juz.1, hal.286 cetakan Pondok Pesantrena Jampes Kediri, mengutip keterangan dari Imam al-‘Azizi bahwa hadits tersebut mencapai derajat hadits Hasan. Ulama berbeda pendapat mengenai maksud terjaganya orang yang wafat di hari Jumat dari fitnah kubur. Menurut Imam al-Manawi orang tersebut tidak ditanya Malaikat di kuburan. Sedangkan menurut pendapat yang dipegang oleh Imam al-Zayadi, bahwa orang yang mati di hari Jumat tetap ditanya malaikat, namun ia diberi kemudahan dalam menjalaninya. Sumber: NUonline @ngadji_roso17 #ngadjiroso #ngajibareng #hadist #hadis #hadistriwayatmuslim #jumatberkah #harijumat #keistimewaanharijumat #sholatjumat #ibadahjumat #santri #santrikeren #dakwahislam #dakwah #muslimah #muslimahfashion #hijrah #pemudahijrah #aswaja #nahdhatululama #ahlussunnahwaljamaah #mediaislam #mediadakwah 
Berdamai Dengan Kemelaratan “Orang tua yang sangat pandai ini adalah seorang yang genius. Ia mampu berbicara dan menulis secara sempurna sedikitnya dalam sembilan bahasa. Kelemahannya hanya satu: ia hidup melarat.” Itulah tulisan Willem Schermerhorn, seorang pejabat Belanda, dalam Het dagboek van Schermerhorn (Buku Harian Schermerhorn) saat mengomentari H. Agus Salim. Faktanya memang demikian. H. Agus Salim selalu bersahaja.
Suatu ketika, di sebuah tempat di dataran Eropa, berkumpullah para diplomat dari pelbagai negara. Di antara mereka terselip seorang pria berjanggut putih. Keberadaannya sangat mudah dibedakan dari yang lain. Selain lebih pendek, dandanannya pun sungguh kontras. Bila para diplomat lain berpenampilan necis, ia justru mengenakan jas berhiaskan beberapa jahitan di sana-sini.

Kesahajaan yang oleh Schermerhorn disebut sebagai kemelaratan itu oleh Mohammad Roem disebut sebagai manifestasi nyata dari prinsip Leiden is Lijden “memimpin adalah menderita” yang pertama kali dipopulerkan oleh Mr. Kasman Singodimejo. “Saya teringat perkataan Kasman, Leiden is Lijden, memimpin adalah menderita. Penderitaan tidak hanya berupa penjara, tetapi juga kepahitan hidup. Penderitaannya ditunjukkan dalam hidup sederhana yang kadang-kadang mendekati serbakekurangan dan kemiskinan,” tutur Mohammad Roem dalam tulisannya, Haji Agus Salim, Memimpin adalah Menderita, pada 1977.
sumber.  Wasaka
#khagussalim#agussalim#memimpinadalahmenderita#pemimpin#tanahairku#ngadjiroso#indonesia#pemudapancasila#pancasila#pancasilarumahkita#bersatu#bhinekatunggalika
Berdamai Dengan Kemelaratan “Orang tua yang sangat pandai ini adalah seorang yang genius. Ia mampu berbicara dan menulis secara sempurna sedikitnya dalam sembilan bahasa. Kelemahannya hanya satu: ia hidup melarat.” Itulah tulisan Willem Schermerhorn, seorang pejabat Belanda, dalam Het dagboek van Schermerhorn (Buku Harian Schermerhorn) saat mengomentari H. Agus Salim. Faktanya memang demikian. H. Agus Salim selalu bersahaja. Suatu ketika, di sebuah tempat di dataran Eropa, berkumpullah para diplomat dari pelbagai negara. Di antara mereka terselip seorang pria berjanggut putih. Keberadaannya sangat mudah dibedakan dari yang lain. Selain lebih pendek, dandanannya pun sungguh kontras. Bila para diplomat lain berpenampilan necis, ia justru mengenakan jas berhiaskan beberapa jahitan di sana-sini. Kesahajaan yang oleh Schermerhorn disebut sebagai kemelaratan itu oleh Mohammad Roem disebut sebagai manifestasi nyata dari prinsip Leiden is Lijden “memimpin adalah menderita” yang pertama kali dipopulerkan oleh Mr. Kasman Singodimejo. “Saya teringat perkataan Kasman, Leiden is Lijden, memimpin adalah menderita. Penderitaan tidak hanya berupa penjara, tetapi juga kepahitan hidup. Penderitaannya ditunjukkan dalam hidup sederhana yang kadang-kadang mendekati serbakekurangan dan kemiskinan,” tutur Mohammad Roem dalam tulisannya, Haji Agus Salim, Memimpin adalah Menderita, pada 1977. sumber. Wasaka #khagussalim #agussalim #memimpinadalahmenderita #pemimpin #tanahairku #ngadjiroso #indonesia #pemudapancasila #pancasila #pancasilarumahkita #bersatu #bhinekatunggalika 
Menyepi itu penting, supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian. ―Emha Ainun Nadjib
Sumber. Motivasee. Com
@ngadji_roso17 
@caknun
#motivasi#motivasihidup#caknunquotes#emhaainunnadjib#caknun#ngadjiroso#renunganmalam#renunganislam#dendangmuarasabak #caknunkiaikanjeng#ngajisatumenit#ngajibareng#maiyahan#maiyahjancukers#islamtoleran#islamituindah
"Nasehat kiayi Nu"
KH. Mahrus Aly ( 1907 – 1985 )
Lahir di Gedongan, kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dari pasangan KH Aly bin Abdul Aziz dan Hasinah binti Kyai Sa’id, tahun 1906 M. Masa kecil beliau dikenal dengan nama Rusydi dan lebih banyak tinggal di tanah kelahiran. Sifat kepemimpinan beliau sudah nampak saat masih kecil. Sehari-hari beliau menuntut ilmu di surau pesantren milik keluarga. Beliau diasah oleh ayah sendiri, KH Aly dan sang kakak kandung, Kiai Afifi.

Saat berusia 18 tahun, beliau melanjutkan pencarian ilmu ke Pesantren Panggung, Tegal, Jawa Tengah, asuhan Kiai Mukhlas, kakak iparnya sendiri. Disinilah kegemaran belajar ilmu Nahwu KH. Mahrus Aly semakin teruji dan mumpuni. Selain itu juga belajar silat pada Kiai Balya, ulama jawara pencak silat asal Tegal Gubug, Cirebon. Pada saat mondok di Tegal inilah KH. Mahrus Aly menunaikan ibadah haji pada tahun 1927 M.

Di tahun 1929 M, KH. Mahrus Aly melanjutkan ke Pesantren Kasingan, Rembang, Jawa Tengah asuhan KH. Kholil. Setelah 5 tahun menuntut ilmu di pesantren ini (sekitar tahun 1936 M) KH. Mahrus Aly berpindah menuntut ilmu di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Karena sudah punya bekal ilmu yang mumpuni KH. Mahrus Aly berniat tabarukan di Pesantren Lirboyo. Namun beliau malah diangkat menjadi Pengurus Pondok dan ikut membantu mengajar. Selama nyantri di Lirboyo, beliau dikenal sebagai santri yang tak pernah letih mengaji. Jika waktu libur tiba maka akan beliau gunakan untuk tabarukan dan mengaji di pesantren lain, seperti Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, asuhan KH. Hasyim Asy’ari. Pondok Pesantren Watucongol, Muntilan, Magelang, asuhan Kiai Dalhar dan juga pondok pesantren di daerah lainnya seperti; Pesantren Langitan, Tuban, Pesantren Sarang dan Lasem, Rembang.

singkat nya, KH. Mahrus Aly berpulang ke rahmatullah pada Hari Ahad malam Senin Tanggal 06 Ramadlan 1405 H/ 26 Mei 1985 M, . Beliau wafat diusia 78 tahun.
Sumber by.  Lirboyonet
#khmahrusali#lirboyonet#nasehatulama#nasehatkiayi#nasehatguru#ngadjiroso#nu#aswaja#ngajibareng#ulama#santri#santrikeren#pondokpesantren#ayongaji
"Nasehat kiayi Nu" KH. Mahrus Aly ( 1907 – 1985 ) Lahir di Gedongan, kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dari pasangan KH Aly bin Abdul Aziz dan Hasinah binti Kyai Sa’id, tahun 1906 M. Masa kecil beliau dikenal dengan nama Rusydi dan lebih banyak tinggal di tanah kelahiran. Sifat kepemimpinan beliau sudah nampak saat masih kecil. Sehari-hari beliau menuntut ilmu di surau pesantren milik keluarga. Beliau diasah oleh ayah sendiri, KH Aly dan sang kakak kandung, Kiai Afifi. Saat berusia 18 tahun, beliau melanjutkan pencarian ilmu ke Pesantren Panggung, Tegal, Jawa Tengah, asuhan Kiai Mukhlas, kakak iparnya sendiri. Disinilah kegemaran belajar ilmu Nahwu KH. Mahrus Aly semakin teruji dan mumpuni. Selain itu juga belajar silat pada Kiai Balya, ulama jawara pencak silat asal Tegal Gubug, Cirebon. Pada saat mondok di Tegal inilah KH. Mahrus Aly menunaikan ibadah haji pada tahun 1927 M. Di tahun 1929 M, KH. Mahrus Aly melanjutkan ke Pesantren Kasingan, Rembang, Jawa Tengah asuhan KH. Kholil. Setelah 5 tahun menuntut ilmu di pesantren ini (sekitar tahun 1936 M) KH. Mahrus Aly berpindah menuntut ilmu di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Karena sudah punya bekal ilmu yang mumpuni KH. Mahrus Aly berniat tabarukan di Pesantren Lirboyo. Namun beliau malah diangkat menjadi Pengurus Pondok dan ikut membantu mengajar. Selama nyantri di Lirboyo, beliau dikenal sebagai santri yang tak pernah letih mengaji. Jika waktu libur tiba maka akan beliau gunakan untuk tabarukan dan mengaji di pesantren lain, seperti Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, asuhan KH. Hasyim Asy’ari. Pondok Pesantren Watucongol, Muntilan, Magelang, asuhan Kiai Dalhar dan juga pondok pesantren di daerah lainnya seperti; Pesantren Langitan, Tuban, Pesantren Sarang dan Lasem, Rembang. singkat nya, KH. Mahrus Aly berpulang ke rahmatullah pada Hari Ahad malam Senin Tanggal 06 Ramadlan 1405 H/ 26 Mei 1985 M, . Beliau wafat diusia 78 tahun. Sumber by. Lirboyonet #khmahrusali #lirboyonet #nasehatulama #nasehatkiayi #nasehatguru #ngadjiroso #nu #aswaja #ngajibareng #ulama #santri #santrikeren #pondokpesantren #ayongaji 
Harus bersyukur karna indonesia punya berbagai macam budaya, punya berbagai macam karakter,  sehingga sulit untuk di pecahbelah karena nilai toleransi sudah menyatu didalam jiwa rakyat indonesia sebagai hingga tumbuh menjadi cinta. . . 
7 Manfaat Keberagaman Budaya di Indonesia. 
Keberagaman budaya adalah keseluruhan struktur-struktur sosial, religi. Dimana didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, adat istiadat yang ada di  dalam sebuah masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. Pada dasarnya Indonesia yang memiliki banyak budaya yang beragam. Pada perkembangannya manfaat keberagaman budaya ini adanya akulturasi budaya, namun tidak menghilangkan ciri khas masing-masing malahan jadi menambah keanekaragaman budaya Indonesia menjadi semakin kaya.

Keberagaman budaya yang dimiliki oleh negara Indonesia, menjadi identitas bangsa. Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang unik, karena bisa hidup rukun dalam satu negara yang terdiri dari berbagai budaya. Banyak manfaat yang didapat dari sini, diantaranya:
1. Menumbuhkan sikap nasionalisme
2. Identitas bangsa di mata internasional
3. Alat pemersatu bangsa
4. Sebagai ikon pariwisata
5. Menambah Pendapatan Nasional
6. Memupuk sikap toleransi
7. Sumber pengetahuan bagi dunia
"
Sumber:manfaat.Co.Id
#ngadjiroso#manfaatbudaya#cintabudaya#cintabudayaindonesia#cintapersatuan#bhinekatunggalika#cintatanahair#indonesiaku#ibupertiwi#pancasila#pancasilarumahkita#rumahkita
Harus bersyukur karna indonesia punya berbagai macam budaya, punya berbagai macam karakter, sehingga sulit untuk di pecahbelah karena nilai toleransi sudah menyatu didalam jiwa rakyat indonesia sebagai hingga tumbuh menjadi cinta. . . 7 Manfaat Keberagaman Budaya di Indonesia. Keberagaman budaya adalah keseluruhan struktur-struktur sosial, religi. Dimana didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, adat istiadat yang ada di dalam sebuah masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. Pada dasarnya Indonesia yang memiliki banyak budaya yang beragam. Pada perkembangannya manfaat keberagaman budaya ini adanya akulturasi budaya, namun tidak menghilangkan ciri khas masing-masing malahan jadi menambah keanekaragaman budaya Indonesia menjadi semakin kaya. Keberagaman budaya yang dimiliki oleh negara Indonesia, menjadi identitas bangsa. Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang unik, karena bisa hidup rukun dalam satu negara yang terdiri dari berbagai budaya. Banyak manfaat yang didapat dari sini, diantaranya: 1. Menumbuhkan sikap nasionalisme 2. Identitas bangsa di mata internasional 3. Alat pemersatu bangsa 4. Sebagai ikon pariwisata 5. Menambah Pendapatan Nasional 6. Memupuk sikap toleransi 7. Sumber pengetahuan bagi dunia " Sumber:manfaat.Co.Id #ngadjiroso #manfaatbudaya #cintabudaya #cintabudayaindonesia #cintapersatuan #bhinekatunggalika #cintatanahair #indonesiaku #ibupertiwi #pancasila #pancasilarumahkita #rumahkita 
Agama kurang diperkenalkan sebagai berita gembira dan janji cinta, melainkan sebagai tukang cambuk, pendera dan satpam yang otoriter.

@Emha ainun Najib
@ngadji_roso17

Smber. Jagokata. Com
#ngadjiroso#ngajibareng#maiyah#maiyahan#maiyahjogja#maiyahjancukers#caknun#emhaainunnadjib#caknunquotes#caknunkiaikanjeng#caknundotcom#islamituindah#islamnusantara#indonesiaku#dendangmuarasabak #agama#agamaperdamaian#santri#santrikeren#aswaja#nu#nahdhatululama#muhammadiyah#islamtoleransi#islamtoleran#renungan
Agama kurang diperkenalkan sebagai berita gembira dan janji cinta, melainkan sebagai tukang cambuk, pendera dan satpam yang otoriter. @Emha ainun Najib @ngadji_roso17 Smber. Jagokata. Com #ngadjiroso #ngajibareng #maiyah #maiyahan #maiyahjogja #maiyahjancukers #caknun #emhaainunnadjib #caknunquotes #caknunkiaikanjeng #caknundotcom #islamituindah #islamnusantara #indonesiaku #dendangmuarasabak  #agama #agamaperdamaian #santri #santrikeren #aswaja #nu #nahdhatululama #muhammadiyah #islamtoleransi #islamtoleran #renungan 
Jadilah seburuk-buruk manusia di mata manusia tetapi luhur di mata Allah.
MUTIARA NASEHAT GUS MIEK ( KH. Hamim Tohari Djazuli )
#ngadjiroso#ngajibareng#nu#muhammadiyah#gusmiek#islamituindah#islamnusantara#islamdanbudaya#indonesiaku#ayongaji
Jumat, 1 Juni 2018, merupakan hari libur nasional untuk memperingati hari lahir Pancasila.
Sudah dua tahun ini atau tepatnya dimulai tahun 2017 lalu, setiap tanggal 1 Juni yang merupakan hari lahir Pancasila, ditetapkan sebagai hari libur secara nasional.
Penetapan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan pidato pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di Gedung Merdeka, Bandung, pada 1 Juni 2016. 
Libur hari lahir Pancasila baru terealisasi di era Jokowi.
Putri Soekarno, Megawati Soekarno Putri, sebenarnya sudah mengusulkan agar 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahir Pancasila dan menjadi hari besar nasional, sejak pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Namun, hal itu tak kunjung terealisasi.
Oleh karena itu, ia sangat mengapresiasi pemerintahan Jokowi yang berani mengambil keputusan itu.
Sebelum keputusan hari libur nasional untuk memperingati hari lahir Pancasila ini diketok, Jokowi pernah mengungkapkan harapannya agar Pancasila tak hanya sekadar diperingati saja.
Namun, ia berharap agar Pancasila diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. "Tanpa perjuangan, pesan dalam Pancasila tak akan menjelma jadi realitas. Presiden Jokowi mengajak rakyat bersatu padu dan bergotong royong mewujudkan cita-cita itu," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengutip pidato Presiden Jokowi saat peringatan Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Kota Blitar, Jawa Timur, 1 Juni 2015.
Sumber. TribunLampung.co.id
#harilahirpancasila#harinasional#ngadjiroso#pemudabangsa#1juni#peringatanharipancasila#sejarah#pancasila
Jumat, 1 Juni 2018, merupakan hari libur nasional untuk memperingati hari lahir Pancasila. Sudah dua tahun ini atau tepatnya dimulai tahun 2017 lalu, setiap tanggal 1 Juni yang merupakan hari lahir Pancasila, ditetapkan sebagai hari libur secara nasional. Penetapan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan pidato pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di Gedung Merdeka, Bandung, pada 1 Juni 2016. Libur hari lahir Pancasila baru terealisasi di era Jokowi. Putri Soekarno, Megawati Soekarno Putri, sebenarnya sudah mengusulkan agar 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahir Pancasila dan menjadi hari besar nasional, sejak pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, hal itu tak kunjung terealisasi. Oleh karena itu, ia sangat mengapresiasi pemerintahan Jokowi yang berani mengambil keputusan itu. Sebelum keputusan hari libur nasional untuk memperingati hari lahir Pancasila ini diketok, Jokowi pernah mengungkapkan harapannya agar Pancasila tak hanya sekadar diperingati saja. Namun, ia berharap agar Pancasila diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. "Tanpa perjuangan, pesan dalam Pancasila tak akan menjelma jadi realitas. Presiden Jokowi mengajak rakyat bersatu padu dan bergotong royong mewujudkan cita-cita itu," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengutip pidato Presiden Jokowi saat peringatan Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Kota Blitar, Jawa Timur, 1 Juni 2015. Sumber. TribunLampung.co.id #harilahirpancasila #harinasional #ngadjiroso #pemudabangsa #1juni #peringatanharipancasila #sejarah #pancasila 
Kutipan Hipwee Comunity.
-
Sebuah perjalanan bukan hanya tentang mencari sensasi media sosial semata atau sekedar ikut tren-tren zaman sekarang. Tapi bagiku, perjalanan adalah tentang menemukan sebuah jati diri, tentang menemukan arti kehidupan, tentang menemukan keindahan yang tuhan ciptakan. Bukankah alam dicipta untuk manusia, bukan manusia dicipta untuk alam. Jika paham dengan maksud ini, artinya alam adalah guru bagi kehidupan.

Bermacam-macam hal bisa kita pelajari darinya. Jadi jika sebagian asumsi mengganggap bahwa kita jalan-jalan adalah untuk menghabiskan uang. Saya mohon tolong disaring kembali setiap kalimat yang terlontar. Karena percayalah, jika sekejap saja kalian berhenti dan menghirup wangi mawar niscaya kalian akan mengerti bahwa hari terlalu cepat berlalu.
Sumber. https://www.hipwee.com/opini/perjalanan-adalah-tentang-mencari-jati-diri-bukan-sensasi/
#ngadjiroso#jatidiri#perjalanan#perjalananhidup#semangat#berfikir#renungan#parapemikir#ilmukehidupan#ilmufilsafat
Kutipan Hipwee Comunity. - Sebuah perjalanan bukan hanya tentang mencari sensasi media sosial semata atau sekedar ikut tren-tren zaman sekarang. Tapi bagiku, perjalanan adalah tentang menemukan sebuah jati diri, tentang menemukan arti kehidupan, tentang menemukan keindahan yang tuhan ciptakan. Bukankah alam dicipta untuk manusia, bukan manusia dicipta untuk alam. Jika paham dengan maksud ini, artinya alam adalah guru bagi kehidupan. Bermacam-macam hal bisa kita pelajari darinya. Jadi jika sebagian asumsi mengganggap bahwa kita jalan-jalan adalah untuk menghabiskan uang. Saya mohon tolong disaring kembali setiap kalimat yang terlontar. Karena percayalah, jika sekejap saja kalian berhenti dan menghirup wangi mawar niscaya kalian akan mengerti bahwa hari terlalu cepat berlalu. Sumber. https://www.hipwee.com/opini/perjalanan-adalah-tentang-mencari-jati-diri-bukan-sensasi/ #ngadjiroso #jatidiri #perjalanan #perjalananhidup #semangat #berfikir #renungan #parapemikir #ilmukehidupan #ilmufilsafat 
#Repost @ngadji_roso17 (@get_repost)
・・・
@soekarno 
Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta. Masa yang lampau sangat berguna sebagai kaca benggala daripada masa yang akan datang.
#ngadjiroso 
#negeriku#indonesia#indonesiaku#tanahairku#soekarno#pahlawanindonesia#mahasiswa#aktivis#nu#damaiindonesiaku#katabijak#nkrihargamati#nkri#pancasila#pemuda#pemudapancasila
Selamat datang Ramadhan.
Mungkin bisa jadi sedikit referensi bagi yang menjalankan ibadah puasa. 🙂
#selamatdatangramadhan 
#ngadjiroso#islam#islamdamai#islamindah#puasaramdhan#puasa#ramdhan#bulanramdhan#kitabsuci#ayopuasa#berkahpuasa#bukapuasa#niatpuasa#sunnahpuasa
Udah gak sabar aja ni mas nya 😂..
Tag temennya yang kayak gini!
_
_
@jancok.id
#ngadjiroso#puasaramdhan
#puasa#bukapuasa
#ngakakkocak#videokocak#lucu#lucubanget#videolucu#santrinusantara#semangatpuasa#semangatramadhan
''jangan mudah berburuk sangka, agar hatimu tidak gelap dan tak sengsara"
@khmaimunzubair
KH. Maimoen Zubair adalah seorang ulama yang dilahirkan di daerah Sarang, Rembang Jawa Tengah. Beliau dilahirkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Dalam kesehariannya, profil KH. Maimun Zubair mengasuh di Pondok Pesantren Al Anwar yang juga lokasinya berada di Sarang, Rembang Jawa Tengah. Kealiman dan perhatian beliau terhadap berbagai ilmu Islam memang diturunkan dari Ayah beliau yang juga merupakan seorang Ulama. Ayah dari profil dan biodata KH. Maimun Zubair adalah almarhum Almaghfur lah Kiai Zubair. Kyai Zubair atau ayahanda KH. Maimun Zubair ini adalah seorang alim ulama yang merupakan murid dari Ulama besar Syaikh Saíd al-Yamani serta Syaikh Hasan al-Yamani al-Makky.
Sumber: http://profilbiodataustadz.blogspot.co.id/2016/11/profil-biodata-dan-biografi-lengkap-kh.html?m=1
#ngadjiroso#kelaspena#khmaimunzubair#mbahmun#khmaimoenzubair#kyai#ulamanu#ulama#kyaisepuh#berburuksangka#akalsehat#untukindonesia#cintaindonesia#santrinusantara#santrinu#muhammadiyah#aktivis#santriindonesia#ilmu#cintadamai#aswaja#islamindah#damainegeriku#damaiindonesiaku#nkrihargamati#toleransi
''jangan mudah berburuk sangka, agar hatimu tidak gelap dan tak sengsara" @khmaimunzubair KH. Maimoen Zubair adalah seorang ulama yang dilahirkan di daerah Sarang, Rembang Jawa Tengah. Beliau dilahirkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Dalam kesehariannya, profil KH. Maimun Zubair mengasuh di Pondok Pesantren Al Anwar yang juga lokasinya berada di Sarang, Rembang Jawa Tengah. Kealiman dan perhatian beliau terhadap berbagai ilmu Islam memang diturunkan dari Ayah beliau yang juga merupakan seorang Ulama. Ayah dari profil dan biodata KH. Maimun Zubair adalah almarhum Almaghfur lah Kiai Zubair. Kyai Zubair atau ayahanda KH. Maimun Zubair ini adalah seorang alim ulama yang merupakan murid dari Ulama besar Syaikh Saíd al-Yamani serta Syaikh Hasan al-Yamani al-Makky. Sumber: http://profilbiodataustadz.blogspot.co.id/2016/11/profil-biodata-dan-biografi-lengkap-kh.html?m=1 #ngadjiroso #kelaspena #khmaimunzubair #mbahmun #khmaimoenzubair #kyai #ulamanu #ulama #kyaisepuh #berburuksangka #akalsehat #untukindonesia #cintaindonesia #santrinusantara #santrinu #muhammadiyah #aktivis #santriindonesia #ilmu #cintadamai #aswaja #islamindah #damainegeriku #damaiindonesiaku #nkrihargamati #toleransi 
Kami bukan Team yang 
terhebat, tetapi kami 
Team yang selalu disiplin 
disaat kami latihan.
Karena disiplin saat 
latihan mencerminkan 
Team yang Profesional, 
Modern dan Terpercaya disaat 
kami menjaga keamanan 
Indonesia tercinta. -
''😎Semangat terus mas-mas dalam mengawal serta mengamankan negara tercinta dari kejahatan yang memecah belah persatuan, NKRI harga mati.. '' @brimobpolri_ind
#brimob#polri#nkrihargamati#cintatanahair#cintaindonesia#densus88#lawanterorisme#lawanradikalisme#indonesiabersatu#ngadjiroso#pemuda#mahasiswa#indonesiadamai#belanegara#tni#damaibangsaku#damainegeriku#damaiindonesiaku#jayalahnegeriku#kamitidaktakut
Kami bukan Team yang terhebat, tetapi kami Team yang selalu disiplin disaat kami latihan. Karena disiplin saat latihan mencerminkan Team yang Profesional, Modern dan Terpercaya disaat kami menjaga keamanan Indonesia tercinta. - ''😎Semangat terus mas-mas dalam mengawal serta mengamankan negara tercinta dari kejahatan yang memecah belah persatuan, NKRI harga mati.. '' @brimobpolri_ind #brimob #polri #nkrihargamati #cintatanahair #cintaindonesia #densus88 #lawanterorisme #lawanradikalisme #indonesiabersatu #ngadjiroso #pemuda #mahasiswa #indonesiadamai #belanegara #tni #damaibangsaku #damainegeriku #damaiindonesiaku #jayalahnegeriku #kamitidaktakut 
Jika kalian ingin menjadi Pemimpin besar, menulislah seperti wartawan dan bicaralah seperti orator.
@tjokroaminoto
Beliau dikenal sebagai Salah satu Pahlawan Nasional. Nama lengkap beliau adalah Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto atau H.O.S Cokroaminoto lahir di Ponorogo, Jawa Timur, 16 Agustus 1882 dan meninggal di Yogyakarta, 17 Desember 1934 pada umur 52 tahun. Tjokroaminoto adalah anak kedua dari 12 bersaudara dari ayah bernama R.M. Tjokroamiseno, salah seorang pejabat pemerintahan pada saat itu. Kakeknya, R.M. Adipati Tjokronegoro, pernah juga menjabat sebagai bupati Ponorogo. Sebagai salah satu pelopor pergerakan nasional, ia mempunyai beberapa murid yang selanjutnya memberikan warna bagi sejarah pergerakan Indonesia, yaitu Musso yang sosialis/komunis, Soekarno yang nasionalis, dan Kartosuwiryo yang agamis. Namun ketiga muridnya itu saling berselisih. Pada bulan Mei 1912, Tjokroaminoto bergabung dengan organisasi Sarekat Islam.
#biografiku#pahlawanindonesia#pahlawannasional#tjokroaminoto#ngadjiroso#katabijak#kata#syair#pemuda#bangsa#mahasiswa#aktivis#pemimpin#biografipahlawan#indonesiaku#damaiindonesiaku#damainegeriku
Jika kalian ingin menjadi Pemimpin besar, menulislah seperti wartawan dan bicaralah seperti orator. @tjokroaminoto Beliau dikenal sebagai Salah satu Pahlawan Nasional. Nama lengkap beliau adalah Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto atau H.O.S Cokroaminoto lahir di Ponorogo, Jawa Timur, 16 Agustus 1882 dan meninggal di Yogyakarta, 17 Desember 1934 pada umur 52 tahun. Tjokroaminoto adalah anak kedua dari 12 bersaudara dari ayah bernama R.M. Tjokroamiseno, salah seorang pejabat pemerintahan pada saat itu. Kakeknya, R.M. Adipati Tjokronegoro, pernah juga menjabat sebagai bupati Ponorogo. Sebagai salah satu pelopor pergerakan nasional, ia mempunyai beberapa murid yang selanjutnya memberikan warna bagi sejarah pergerakan Indonesia, yaitu Musso yang sosialis/komunis, Soekarno yang nasionalis, dan Kartosuwiryo yang agamis. Namun ketiga muridnya itu saling berselisih. Pada bulan Mei 1912, Tjokroaminoto bergabung dengan organisasi Sarekat Islam. #biografiku #pahlawanindonesia #pahlawannasional #tjokroaminoto #ngadjiroso #katabijak #kata #syair #pemuda #bangsa #mahasiswa #aktivis #pemimpin #biografipahlawan #indonesiaku #damaiindonesiaku #damainegeriku 
Dakwah Dengan Cara Memusuhi Ibarat Orang Membangun Kota, Tetapi Merobohkan Istananya.
(KH. Hasyim Asy'ari)
#ngadjiroso#khhasyimasyari#mbahhasyimasyari#nahdatululama#ngajifilsafat#islamindah#islamramah#islamdamai#islamtoleran #santrinusantara
Puasa adalah salah satu perintah Allah yang istimewa. Kebanyakan perintah-perintah Allah sangat rentan terhadap godaan pamer. Shalat, misalnya, yang seharusnya sebagaimana ibadah-ibadah yang lain dan dilaksanakan semata-mata untuk Allah, sering kali pelaksanaannya tak dapat mengelak dari godaan pamer. Puasa, karena sifatnya, lebih jauh dari godaan itu. Kecuali, mereka yang memang maniak pamer, hampir sulit dibayangkan orang yang berpuasa pamer kepada orang lain: menunjukkan puasanya.
Orang yang berpuasa seharusnya adalah orang yang berkeyakinan kuat bahwa puasanya dapat membuat Tuhannya ridha, atau minimal yakin ada pahala untuk puasanya. Kalau tidak, alangkah ruginya berpuasa hanya untuk menahan lapar dan haus.

Semua amal ibadah diganjar minimal 10 kali lipat dan bisa sampai 700 kali lipat dan seterusnya, kecuali puasa. Puasa merupakan ibadah yang hanya Allah SWT sendiri yang tahu seberapa besar Ia akan mengganjarnya. “Kullu ‘amali Ibni Adam lahu illash shiyaam,” kata Allah dalam hadis Qudsi, “fainnahu lii wa anaa ajzii bihi.” (HR Bukhari Muslim dari Abu Hurairah r.a). “Semua amal manusia miliknya, kecuali puasa. Puasa adalah milik-Ku; Aku sendiri yang akan membalasnya”. (ISNU) *) Ahmad Mustofa Bisri, Kiai dan Seniman. Dimuat lima tahun silam di Koran Tempo Media, 26 Agustus 2011.

Sumber:http://islamnusantara.com/gus-mus-keistimewaan-puasa-ramadhan/
#gusmus#ngadjiroso#puasa#bulanramdhan#ngajibareng#islamindah#islamnusantara#islamdamai#puasaramdhan#keistimewaanpuasa#maiyah#aswaja#santrinu#santri#negerisantri#santrionline#indonesia#pesonapesantren#mahasiswa#islam
Puasa adalah salah satu perintah Allah yang istimewa. Kebanyakan perintah-perintah Allah sangat rentan terhadap godaan pamer. Shalat, misalnya, yang seharusnya sebagaimana ibadah-ibadah yang lain dan dilaksanakan semata-mata untuk Allah, sering kali pelaksanaannya tak dapat mengelak dari godaan pamer. Puasa, karena sifatnya, lebih jauh dari godaan itu. Kecuali, mereka yang memang maniak pamer, hampir sulit dibayangkan orang yang berpuasa pamer kepada orang lain: menunjukkan puasanya. Orang yang berpuasa seharusnya adalah orang yang berkeyakinan kuat bahwa puasanya dapat membuat Tuhannya ridha, atau minimal yakin ada pahala untuk puasanya. Kalau tidak, alangkah ruginya berpuasa hanya untuk menahan lapar dan haus. Semua amal ibadah diganjar minimal 10 kali lipat dan bisa sampai 700 kali lipat dan seterusnya, kecuali puasa. Puasa merupakan ibadah yang hanya Allah SWT sendiri yang tahu seberapa besar Ia akan mengganjarnya. “Kullu ‘amali Ibni Adam lahu illash shiyaam,” kata Allah dalam hadis Qudsi, “fainnahu lii wa anaa ajzii bihi.” (HR Bukhari Muslim dari Abu Hurairah r.a). “Semua amal manusia miliknya, kecuali puasa. Puasa adalah milik-Ku; Aku sendiri yang akan membalasnya”. (ISNU) *) Ahmad Mustofa Bisri, Kiai dan Seniman. Dimuat lima tahun silam di Koran Tempo Media, 26 Agustus 2011. Sumber:http://islamnusantara.com/gus-mus-keistimewaan-puasa-ramadhan/ #gusmus #ngadjiroso #puasa #bulanramdhan #ngajibareng #islamindah #islamnusantara #islamdamai #puasaramdhan #keistimewaanpuasa #maiyah #aswaja #santrinu #santri #negerisantri #santrionline #indonesia #pesonapesantren #mahasiswa #islam 
Emha Ainun Najib (@cak.nun_ )

Sunnah Rasul yang paling mendasar adalah Akhlaknya bukan kostumnya. Orang yang disukai Tuhan adalah orang yang menyebut dirinya buruk, biso rumongso, nggak rumongso biso.
@ngadji_roso17 
#ngadjiroso 
#jagokata#caknun#emhaainunnadjib#santri#santrinusantara#maiyah#maiyahan#maiyahjancukers#santricaknun#islamindah#aswaja#ulamanu#santriindonesia#ngajibareng#ngajibarengcaknun#presidentjancukers
@gus.muwafiq
Gus Muwafiq, begitu biasa dikenal banyak orang, beralamat tinggal di Perum Jombor Pratama No. 19, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Dari jalan layang Jombor, turun ke bawah, ada Indomaret depan Terminal Jombor sekaligus pangkalan ojek. Dari situ masuk menuju Perumahan Jombor Baru lurus mentok, kemudian ke kanan 200an meter. Sebelum masjid/makam, ada perumahan. Depannya berdiri bendera hijau lambang Nahdlatul Ulama. Di situlah tempat tinggal Gus Muwafiq.

Nama lengkapnya Ahmad Muwafiq. Orang biasa menyebutnya Kiai Muwafiq, Gus Muwafiq atau Cak Afiq. Berbadan tinggi besar, kulitnya hitam kecoklatan dan berrambut gondrong. Ia dulu kuliah di IAIN Jogjakarta dan menadi aktivis pergerakan. Pernah menjadi Sekjend Mahasiswa Islam se-Asia Tenggara. Kemudian ketika Gus Dur menjadi presiden, ia menjadi asisten pribadinya.

Selain selesai dalam soal agama karena alumnus pesantren, ia dikenal luas pemahaman politik dan sejarahnya. Juga, terkenal jadug atau kebal. Konon, ketika Gus Dur akan dilengserkan pada Mei 2001, ia di depan pasukan berani mati, sendirian mengangkat mobil panser milik TNI dengan tangan kirinya. Peristiwa itu kemudian diabadikan oleh wartawan dan menjadi headline di Kompas.
#ngadjiroso 
#gusmuafiq#aktivisnu#islamindah#ngajifilsafat#ngajisejarah#ceramah#ngajibareng#dakwahislam#santri#santrinusantara#cintaindonesia#damaiindonesiaku#damainegeriku#dendangmuarasabak#wongjowo#jowotulen
@gus.muwafiq Gus Muwafiq, begitu biasa dikenal banyak orang, beralamat tinggal di Perum Jombor Pratama No. 19, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Dari jalan layang Jombor, turun ke bawah, ada Indomaret depan Terminal Jombor sekaligus pangkalan ojek. Dari situ masuk menuju Perumahan Jombor Baru lurus mentok, kemudian ke kanan 200an meter. Sebelum masjid/makam, ada perumahan. Depannya berdiri bendera hijau lambang Nahdlatul Ulama. Di situlah tempat tinggal Gus Muwafiq. Nama lengkapnya Ahmad Muwafiq. Orang biasa menyebutnya Kiai Muwafiq, Gus Muwafiq atau Cak Afiq. Berbadan tinggi besar, kulitnya hitam kecoklatan dan berrambut gondrong. Ia dulu kuliah di IAIN Jogjakarta dan menadi aktivis pergerakan. Pernah menjadi Sekjend Mahasiswa Islam se-Asia Tenggara. Kemudian ketika Gus Dur menjadi presiden, ia menjadi asisten pribadinya. Selain selesai dalam soal agama karena alumnus pesantren, ia dikenal luas pemahaman politik dan sejarahnya. Juga, terkenal jadug atau kebal. Konon, ketika Gus Dur akan dilengserkan pada Mei 2001, ia di depan pasukan berani mati, sendirian mengangkat mobil panser milik TNI dengan tangan kirinya. Peristiwa itu kemudian diabadikan oleh wartawan dan menjadi headline di Kompas. #ngadjiroso  #gusmuafiq #aktivisnu #islamindah #ngajifilsafat #ngajisejarah #ceramah #ngajibareng #dakwahislam #santri #santrinusantara #cintaindonesia #damaiindonesiaku #damainegeriku #dendangmuarasabak #wongjowo #jowotulen 
Jangan rendahkan dirimu untuk mendapatkan sesuatu, tapi rendahkan hatimu untuk berikan sesuatu.
-KH. Anwar Zahid
@kh.ahmadanwarzahid.fans 
#anwarzahid#ngadjiroso
#pengajian#maiyah
#percayadiri#sifatsombong#bojonegoro#islamindah#islamtoleran#ilmuagama#santri#santricerdas#damaiindonesiaku#damainegeriku#aswaja#nu#dzikir#amalsholeh#cerdas#khanwarzahid
''Wali jenggot''?
KH. Hasyim Muzadi
By. @majalahtebuireng 
Islam itu damai, beretika..
Beda orang yg faham & sok tau.
#ngadjiroso 
#konsepislam#korelasi#toleransi#majalahtebuireng#santri#santricerdas#ngajifilsafat#islamindah#hasyimmuzadi#aswaja#nu#muhammadiyah#walisongo#ulama#pesantren
Allah Bersama Orang yang Bersabar
Allah ta'ala berfirman:
{إن الله مع الصابرين}
”Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersabar"
(QS. Al Baqarah: 153).
Syaikh Ibnu Utsaimin berkata,
"Ini adalah kabar gembira yang besar bagi siapa yang bersabar.”
Allah menyatakan
{ مع الصابرين}
"Bersama orang-orang yang besabar"
Hal ini ada tiga sisi, yaitu:
*Sisi yang pertama:*
Bahwa shalat itu mesti beriringan dengan kesabaran, karena shalat adalah termasuk dari bentuk sabar di dalam ketaatan kepada Allah Ta'ala.
*Sisi yang kedua:*
Bahwa meminta pertolongan dalam perkara sabar itu lebih sulit dibanding dalam perkara shalat, karena sabar itu pahit rasanya.
Sebagaimana dalam syair dikatakan:
"Sabar itu seperti namanya, pahit rasanya.”
“Akan tetapi hasilnya akan lebih manis dari madu"
Maka sabar itu pahit ketika seorang insan menjalaninya. Mesti membutuhkan pertolongan dan terus bersabar. Akan bergolak darahnya hingga orang yang melihat akan berkata kepadanya, "Orang ini sedang sakit".
*Sisi yang ketiga:*
Bahwasanya jika Allah Ta'ala bersama orang yang bersabar maka lebih-lebih lagi kepada orang yang shalat.

Ini berdasar ketetapan nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa seorang yang shalat itu sedang bermunajat kepada Rabbnya, dan Allah Ta'ala akan menghadapkan wajah-Nya padahal Allah berada di atas 'arsy-Nya subhanahu wa ta'ala.
#hikmahsantri
Sumber by. https://berijingsantri.blogspot.co.id/2017/03/allah-bersama-orang-yang-sabar.html?m=1
#santri#ngadjiroso#santricerdas#ngajibareng#ngaji#sabar#ilmuagama#islam#islamindah#cintasesama#sholat#maiyah#penyejukhati#ceramah#katabijak#sabda
Allah Bersama Orang yang Bersabar Allah ta'ala berfirman: {إن الله مع الصابرين} ”Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersabar" (QS. Al Baqarah: 153). Syaikh Ibnu Utsaimin berkata, "Ini adalah kabar gembira yang besar bagi siapa yang bersabar.” Allah menyatakan { مع الصابرين} "Bersama orang-orang yang besabar" Hal ini ada tiga sisi, yaitu: *Sisi yang pertama:* Bahwa shalat itu mesti beriringan dengan kesabaran, karena shalat adalah termasuk dari bentuk sabar di dalam ketaatan kepada Allah Ta'ala. *Sisi yang kedua:* Bahwa meminta pertolongan dalam perkara sabar itu lebih sulit dibanding dalam perkara shalat, karena sabar itu pahit rasanya. Sebagaimana dalam syair dikatakan: "Sabar itu seperti namanya, pahit rasanya.” “Akan tetapi hasilnya akan lebih manis dari madu" Maka sabar itu pahit ketika seorang insan menjalaninya. Mesti membutuhkan pertolongan dan terus bersabar. Akan bergolak darahnya hingga orang yang melihat akan berkata kepadanya, "Orang ini sedang sakit". *Sisi yang ketiga:* Bahwasanya jika Allah Ta'ala bersama orang yang bersabar maka lebih-lebih lagi kepada orang yang shalat. Ini berdasar ketetapan nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa seorang yang shalat itu sedang bermunajat kepada Rabbnya, dan Allah Ta'ala akan menghadapkan wajah-Nya padahal Allah berada di atas 'arsy-Nya subhanahu wa ta'ala. #hikmahsantri  Sumber by. https://berijingsantri.blogspot.co.id/2017/03/allah-bersama-orang-yang-sabar.html?m=1 #santri #ngadjiroso #santricerdas #ngajibareng #ngaji #sabar #ilmuagama #islam #islamindah #cintasesama #sholat #maiyah #penyejukhati #ceramah #katabijak #sabda 
Ada yang sibuk memperdebatkan ibadah, hingga tak sempat ibadah.

Gus mus (KH Ahmad Mustofa Bisri)
Lahir : Rembang, 10 Agustus 1944
Agama : Islam
Jabatan: Pimpinan Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah

Pendidikan :
– Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lirboyo Kediri
– Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta
– Raudlatuh Tholibin, Rembang
– Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir
@gusmus
#ngadjiroso#gusmus#ahmadmustofabisri#nkri#ngajibareng#katabijak#syairhati#ibadah#ngaji#santri#ulama#maiyah#nu#pemuda#mahasiswa#cintaindonesia#negerikudamai#jagokata
Ada yang sibuk memperdebatkan ibadah, hingga tak sempat ibadah. Gus mus (KH Ahmad Mustofa Bisri) Lahir : Rembang, 10 Agustus 1944 Agama : Islam Jabatan: Pimpinan Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah Pendidikan : – Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lirboyo Kediri – Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta – Raudlatuh Tholibin, Rembang – Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir @gusmus #ngadjiroso #gusmus #ahmadmustofabisri #nkri #ngajibareng #katabijak #syairhati #ibadah #ngaji #santri #ulama #maiyah #nu #pemuda #mahasiswa #cintaindonesia #negerikudamai #jagokata 
Tujukkan kemuliaan akhlak.
Sebagai umat beragama, bangsa indonesia, dan manusia yg berhati nurani,,
Repost @santri.online 
#ngadjiroso#regran#santri#toleransi#hiduprukun#praysurabaya#lawanterorisme#antiprovokator#antiradikalisme#cintanegeri#waspadaterorisme#islamindah#damainegeriku#damaiindonesiaku#bangsaku
@soekarno 
Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta. Masa yang lampau sangat berguna sebagai kaca benggala daripada masa yang akan datang.
#ngadjiroso 
#negeriku#indonesia#indonesiaku#tanahairku#soekarno#pahlawanindonesia#mahasiswa#aktivis#nu#damaiindonesiaku#katabijak#nkrihargamati#nkri#pancasila#pemuda#pemudapancasila
Seperti dalam salah satu tulisannya yang berjudul Bersumber Dari Pendangkalan, Gus Dur menulis: “Harus kita pahami, bahwa dalam sejarah Islam yang panjang, kaum muslimin tidak menggunakan kekerasan dan terorisme untuk memaksakan kehendak. Lalu bagaimanakah cara kaum muslimin dapat mengadakan koreksi terhadap langkah-langkah yang salah, atau melakukan “responsi yang benar” atas tantangan berat yang dihadapi? Jawabannya, yaitu dengan mengadakan penafsiran baru (reinterpretasi). Melalui mekanisme inilah, kaum muslimin melakukan koreksi atas kesalahan-kesalahan yang diperbuat sebelumnya, maupun memberikan responsi yang memadai atas tantangan yang dihadapi. Jelas, dengan demikian Islam adalah “agama kedamaian” bukannya “agama kekerasan.”
Sumber. http://www.gusdurian.net/id/article/opini/Gus-Dur-Perdamaian-Kita/
@gusdur
#perdamaian#agamatoleran#gusdur#islamindah#nu#islam#negeriku#mengaji#ngajibareng#syairhati#ngadjiroso#maiyah#indonesiaku#mahasiswa
Seperti dalam salah satu tulisannya yang berjudul Bersumber Dari Pendangkalan, Gus Dur menulis: “Harus kita pahami, bahwa dalam sejarah Islam yang panjang, kaum muslimin tidak menggunakan kekerasan dan terorisme untuk memaksakan kehendak. Lalu bagaimanakah cara kaum muslimin dapat mengadakan koreksi terhadap langkah-langkah yang salah, atau melakukan “responsi yang benar” atas tantangan berat yang dihadapi? Jawabannya, yaitu dengan mengadakan penafsiran baru (reinterpretasi). Melalui mekanisme inilah, kaum muslimin melakukan koreksi atas kesalahan-kesalahan yang diperbuat sebelumnya, maupun memberikan responsi yang memadai atas tantangan yang dihadapi. Jelas, dengan demikian Islam adalah “agama kedamaian” bukannya “agama kekerasan.” Sumber. http://www.gusdurian.net/id/article/opini/Gus-Dur-Perdamaian-Kita/ @gusdur #perdamaian #agamatoleran #gusdur #islamindah #nu #islam #negeriku #mengaji #ngajibareng #syairhati #ngadjiroso #maiyah #indonesiaku #mahasiswa